Diduga Beroperasi Lagi, Satpol PP Kutim Cek Lokasi, Gencarkan Razia Cafe Remang-remang

Bupati pun meminta agar Satpol PP Kutim menindak dengan tegas bila mereka kembali beroperasi. Harus ditutup.

Diduga Beroperasi Lagi, Satpol PP Kutim Cek Lokasi, Gencarkan Razia Cafe Remang-remang
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
ILUSTRASI - Cafe remang-remang. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Plt Kepala Satpol PP Kutai Timur Didi Herdiansyah mengatakan pihaknya akan kembali menggencarkan razia di beberapa kawasan eks lokalisasi di sekitar Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan, Kalimantan Timur.

Pasalnya, kuat dugaan kedua kawasan yang sudah ditutup sejak 2016 lalu, kembali beroperasi.

Hal ini disampaikannya di hadapan Sekda Drs H Irawansyah M Si yang memimpin coffee morning, Senin (19/8/2019) pagi.

“Sebelumnya sudah kami laporkan pada Bupati Ismunandar, bahwa ada dugaan dua titik eks kawasan prostitusi di Kutim, kembali beroperasi. Bupati pun meminta agar Satpol PP Kutim menindak dengan tegas bila mereka kembali beroperasi. Harus ditutup,” ujar Didi.

Namun, pemulangan dengan pola lama yakni memberi uang saku tidak lagi dilakukan Pemkab Kutim. Karena mereka bisa jadi kembali lagi.

“Saat ini, di kawasan Kampung Kajang masih beroperasi sembilan café. Dua di antaranya merupakan café terbesar. Di situ ada 21 wanita pemandu tamu yang permanen. Sedangkan yang aktif datang bertamu setiap minggu, mencapai 60 orang,” ungkap Didi.

Sedangkan di Kecamatan Teluk Pandan, yakni di kawasan tenda biru, juga masih banyak praktek prostitusi berkedok café.

Dari pendataan yang dilakukan jajaran Satpol PP Kutim, ada 82 wanita penghibur di kawasan tersebut.

“Di kawasan Tenda Biru, tamu yang datang umumnya dari Bontang. Data kami menyebutkan 17 muncikari yang disebut orang tua asuh,” ujar Didi.

Saat ini, kata Didi, pihaknya akan melakukan penertiban dengan pendekatan humanis yang diawali sosialisasi kembali. Karena jika menutup langsung tidak akan efektif.

Halaman
1234
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved