Kenakan Sepatu Kets saat Bertugas, Wali Kota Bontang: Lebih Bebas Berjalan saat Turun Lapangan
Kunjungan ke lokasi-lokasi layanan publik di lapangan, sering dilakukan secara mendadak.
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Langkah kaki Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, lincah menapaki anak tangga di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Jalan Awang Long, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (21/8/2019) pagi.
Pagi itu, Neni bersama pejabat eselon yang tergabung di dalam Forum Kota Sehat (Forokohat) menyambut Tim Verifikasi Kota Sehat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Orang nomor satu ini mengenakan blus putih dibalut dengan rok span panjang lurik aneka warna.
Tak ketinggalan, sepatu kets Puma warna putih merah muda tanpa tali melengkapi busana Neni.
Sepatu kets tipe running menjadi sepatu wajib menemani hari-hari kerja wali kota perempuan pertama di Bontang ini.
Tren mengenakan sepatu saat beraktivitas sudah digeluti Neni sejak setahun terakhir.
Istir Andi Sofyan Hasdam ini memiliki sejumlah koleksi sepatu kets. Namun, hanya 5 sepatu yang gemar ia kenakan hari-hari.
Kepada tribunkaltim.co, Neni mengaku lebih nyaman bekerja saat mengenakan kets ketimbang sepatu wedges atau high heels.
“Iya, bunda lebih confidence aja kalau pakai sepatu ini,” ujar Neni kepada wartawan saat ditanya di Pendopo, Rabu (21/8/2019) pagi.
Saban hari kerja, ia senantiasa menggunakan sepatu alas karet ini.
Tujuannya sederhana, menggunakan sepatu kets membuat ruang geraknya lebih bebas ketimbang sepatu ‘formal’ lainnya.
“Tapi kalau ada undangan pernikahan bunda tetap pakai sepatu wedges,” ungkapnya.
Agenda Neni dalam sehari kerap diluar jadwal protokol.
Kunjungan ke lokasi-lokasi layanan publik di lapangan, sering dilakukan secara mendadak.
Mengenakan sepatu beralas karet membuat langkahnya lincah. Kaki-kaki bebas berjalan melangkah ke manapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kets-neni.jpg)