Jika Papua Maju, Kelompok Bersenjata dan Politik Ini Tak Punya Jualan Lagi ke Luar Negeri

Moeldoko ungkap pihak yang berada di balik kerusuhan di Papua, yakni kelompok bersenjata dan kelompok politik yang jualan isu marjinal ke luar negeri

Jika Papua Maju, Kelompok Bersenjata dan Politik Ini Tak Punya Jualan Lagi ke Luar Negeri
AFP/STR
Warga pengunjuk rasa turun ke jalan dan berhadapan dengan aparat keamanan di Manokwari, Papua, Senin (19/8/2019). Aksi yang diwarnai kericuhan itu terjadi menyusul protes penangkapan mahasiswa Papua di sejumlah wilayah di Jawa Timur. (AFP/STR) 

TRIBUNKALTIM.CO - Jika Papua Maju, Kelompok Bersenjata dan Politik Ini Tak Punya Jualan Lagi ke Luar Negeri.

Moeldoko mengungkap kelompok yang berada di balik kerusuhan di Papua, yakni kelompok bersenjata dan kelompok politik yang jualan isu marjinal ke luar negeri.

Dilansir Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut ada dua kelompok yang tidak senang dengan upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun Papua dan Papua Barat menjadi sejahtera.

Moeldoko menjelaskan, dalam lima tahun kepemimpinan Jokowi, Papua dan Papua Barat telah dibangun berbagai macam infrastruktur agar kesejahteraan masyarakatnya meningkat dengan baik.

"Itu dinikmati oleh masyarakat Papua, tapi ternyata ada kelompok-kelompok tertentu.

Baik itu pergerakan poros bersenjata maupun pergerakan poros politik.

Itu justru merasa terganggu dan ada kecemasan yang nyata," ujar Moeldoko di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

"Kenapa demikian, karena kalau Papua maju mereka tidak punya alasan lagi sebagai bahan jualan ke luar negeri.

Ini yang kita amati," sambung Moeldoko.

Moeldoko mencontohkan, ketika pembangunan infrastruktur dijalankan dan kesejahteraan masyarakat meningkat, maka tingkat kepengaruhan kelompok bersenjata terhadap masyarakat menjadi berkurang.

Blak-blakan Moeldoko soal Pertemuan Jokowi-Prabowo Pekan Ini hingga Dalang Pembunuhan 4 Jenderal
Blak-blakan Moeldoko soal Pertemuan Jokowi-Prabowo Pekan Ini hingga Dalang Pembunuhan 4 Jenderal (Capture Youtube Najwa Shihab)
Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved