Tak Perlu Lakukan Cuci Darah, Ini Prosedur Obati Gangguan Ginjal

Gagal ginjal ini terjadi karena penderita mengalami penyakit ginjal yang berakibat penurunnya fungsi ginjal.

Tak Perlu Lakukan Cuci Darah, Ini Prosedur Obati Gangguan Ginjal
https://www.inlifehealthcare.com
Ilustrasi ginjal. 

TRIBUNKALTIM.CO-Mengalami gagal ginjal merupakan hal  yang paling ditakutkan orang. Bagaimana tidak, bila sudah mengalami gagal ginjal maka penderita harus melakukan cuci darah secara berkala, atau melakukan pencangkokan ginjal. 

Gagal ginjal ini terjadi karena penderita mengalami penyakit ginjal yang berakibat penurunnya fungsi ginjal. 

Dengan demikian, maka bila sudah  terdeteksi menderita gangguan ginjal, seseorang harus segera mendapat pengobatan gangguan ginjal yang memadai untuk memperlambat perjalanan penyakit.

 Sebelum menentukan jenis pengobatan untuk penyakit ginjal, dokter akan memastikan penyebabnya terlebih dulu.

Beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ginjal, seperti dikutip dari Halo Doc seperti dilansir dari Tribunmanado.co.id, adalah:

*Obat-obatan. Dalam mengobati penyakit ginjal, dokter akan memberikan salah satu obat darah tinggi dari golongan ACE inhibitors (contohnya ramipril, captopril) atau ARBs (contoh valsartan dan irbesartan.

Selain mengontrol tekanan darah, kelompok obat ini juga bisa mengurangi kadar protein di dalam urine.

Hormon erythropoietin (EPO) juga dapat diberikan pada penderita penurunan fungsi ginjal dengan anemia. Untuk infeksi ginjal dokter akan memberikan antibiotik selama satu sampai dua minggu sebagai bagian pengobatan gangguan ginjal.

* Prosedur terapi batu ginjal. Batu ginjal yang kecil dan dengan gejala yang ringan tidak perlu tindakan khusus untuk mengatasinya.

Pasien akan dianjurkan untuk minum 2 sampai 3 liter air per hari untuk membilas saluran kemih, diberikan obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen, serta diberikan obat untuk melemaskan otot saluran kemih (alpha blocker) sehingga batu dapat keluar dengan cepat dan tanpa nyeri.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved