Ada 148 Titik Api di Berau, Sudah 77 Kasus Karhutla, Bupati Berau: Jangan Remehkan Titik Panas!
Namun musim kemarau ini bukan hanya persoalan kebakaran hutan dan lahan, lebih dari itu, kekeringan juga terjadi di pemukiman penduduk
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Ratusan hektar hutan dan lahan di Kabupaten Berau sudah habis terbakar.
Selain disebabkan oleh musim kemarau yang memicu kekeringan, kebakaran hutan dan lahan mayoritas disebabkan oleh oknum masyarakat.
Mereka membuka lahan dengan cara dibakar untuk menghemat waktu dan biaya, tanpa menyadari dampak yang ditimbulkan.
Yakni kabut asap yang akan memberikan efek domino seperti gangguan kesehatan massal, dampak ekonomi dan juga isu negatif tentang lingkungan di dunia internasional.
Untuk menangani dan mencegah kebakaran hutan dan lahan agar tidak semakin meluas, Pemkab Berau menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Rapat dilangsungkan di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Kabupaten Berau, Selasa (27/8/2019).
Namun musim kemarau ini bukan hanya persoalan kebakaran hutan dan lahan, lebih dari itu, kekeringan juga terjadi di pemukiman penduduk.
Akibatnya warga kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sementara air adalah kebutuhan dasar.
Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati Berau Muharram didampingi Wakil Bupati Berau Agus Tantomo ini
juga dihadiri oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Thamrin,
serta sejumlah perwakilan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) seperti TNI dan Polri, komunitas masyarakat peduli api dari 11 kecamatan
juga terlihat menghadiri kegiatan ini, camat serta menajemen perusahaan swasta.
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Dalam Negeri.
"Mulai Agustus ini sudah memasuki musim kemarau, yang memicu kekurangan air untuk masyarakat, serta kebakaran hutan dan lahan," ungkap Kepala BPBD Berau, Thamrin.
Di Kabupaten Berau, berdasarkan laporan BMKG sejak bulan Maret sampai Agustus 2019, ada148 titik panas, terbanyak di Labanan, Teluk Bayur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/karlakot12.jpg)