Berita Sangatta Terkini
Kutai Timur Peroleh Bantuan Delapan Sumur Dalam dari Kementerian ESDM
Satu di antaranya Pamsimas yang dibangun bertahap, baik menggunakan dana pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Penuntasan masalah kebutuhan air bersih di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi program prioritas pemerintahan saat ini.
Geografis yang luas dan dulit dilalui tak jarang menjadi kendala desa-desa di Kutim mendapat fasilitas air bersih dari PDAM.
Untuk itu, pemerintah daerah harus memutar otak untuk pembangunan pengolahan air bersih mandiri di desa yang sulit dijangkau pipa PDAM.
Beberapa desa yang masih belum terjangkau jaringan pipa PDAM, terpaksa menggunakan sistem pengelolaan air mandiri.
Satu di antaranya Pamsimas yang dibangun bertahap, baik menggunakan dana pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Selain itu, pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat juga mengandalkan bantuan dari pusat melalui kementerian.
Seperti pada 2019 ini, Kabupaten Kutai Timur mendapat bantuan sarana dan prasarana air bersih melalui sumur bor dalam dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.
Ada delapan titik di empat kecamatan yang mendapat bantuan tersebut.
• Andai Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Seperti Ini Ketersediaan Sumber Air Bersihnya di Bukit Soeharto
Yakni, Kecamatan Teluk Pandan, Bengalon, Sangatta Selatan dan Sangatta Utara.
Wakil Bupati Kutai Timur, H Kasmidi Bulang ST MM didampingi Camat Teluk Pandan, berkesempatan meninjau.
Sekaligus meresmikan penggunaan sarana air bersih yang langsung dilengkapi tandon penampung air dan mesin air di Desa Bukit Pandan Jaya, Kecamatan Teluk Pandan.
• Perusahaan Pengelola Kawasan di Kutai Timur Harus Bentuk Tim Pengendali Karhutla
• Tak Punya Lahan, Warga Kutai Timur Ini Bakar Hutan di Berau untuk Bercocok Tanam
“Kami tentunya sangat berterima kasih sekali atas bantuan dari pemerintah pusat. Bukan apa, bantuan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat.
Apalagi seperti di Kecamatan Teluk Pandan, yang memang beberapa desa di wilayahnya masih kesulitan mendapatkan air bersih.
Satu-satunya sumber air bersih PDAM, yakni Telaga Bening, kerap terjadi pendangkalan bila musim kemarau.
Dengan adanya bantuan seperti ini, tentu sangat meringankan beban masyarakat desa yang membutuhkan air bersih,” ungkap Kasmidi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/air-brsih-di-kutim.jpg)