Kutai Timur Trial Game Championship 2019 , Juga Diresmikan Sirkuit Monster Arkazac

Kutai Timur Trial Game Championship 2019 yang dipusatkan di kawasan Polder Sangatta, Jalan Ilham Maulana, Kecamatan Sangatta Uta

Kutai Timur Trial Game Championship 2019 , Juga Diresmikan Sirkuit Monster Arkazac
TribunKaltim.Co/Margaret Sarita
Wakil Bupati H Kasmidi Bulang saat meresmikan sirkuit Monster Arkazac di Polder Sangatta, Jalan Ilham Maulana, Kecamatan Sangatta Utara. Peresmian ditandai pemotongan pita di area sirkuit 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kutai Timur Trial Game Championship 2019 yang dipusatkan di kawasan Polder Sangatta, Jalan Ilham Maulana, Kecamatan Sangatta Utara, sekaligus ajang uji coba sirkuit yang baru dibangun jelang kegiatan tersebut.

Sirkuit dengan kontur tanah yang sedikit liat, dipadu bukit-bukit buatan dan kubangan lumpur itu pun, langsung diresmikan di pertengahan kegiatan trial game.

Peresmian sirkuit yang diberi nama Monster Arkazac, dilakukan Wakil Bupati Kutai Timur H Kasmidi Bulang,  yang juga membuka kegiatan trial game championship 2019.

“Sirkuit dinamakan Monster Arkazac, beranjak dari sebutan buaya Sangatta yang terkenal ganas. Sedangkan Arkazac adalah sebuah penjara di Amerika yang juga terkenal cukup menyeramkan.

Jadi, siapa yang sudah melewati sirkuit Monster Arkazac, dapat dikatakan sudah hebat. Karena jalur-jalur ekstrim yang ada di sini,” ungkap Kasmidi.

Trial Game Championship 2019, baru pertama kali digelar. Namun menurut Kasmidi, ajang tersebut sudah bertaraf nasional. Karena pimpinan lomba ditunjuk langsung IMI Provinsi Kaltim.

“Insya Allah, trial game yang dirangkaikan dengan reuni komunitas motor, akan menjadi ajang tahunan di Sangatta,” ujar Kasmidi.

Selain itu, dalam ajang ini Kasmidi pun mengumumkan bahwa panitia sudah menggunakan alat transponder. Sebuah alat yang ditaruh di motor peserta yang akan terkonek secara digital saat melintas.

Sehingga panitia tidak perlu mencatat lagi, siapa yang finish nomor satu maupun berikutnya hingga mereka yang terakhir.

“Dengan alat ini, terdeteksi siapa yang finish lebih dulu hingga terakhir. Jadi tidak bisa bohong-bohong. Alat ini sudah kita gunakan dalam Porprov Kaltim lalu dan menjadi aset IMI Kutim, sehingga di tiap even bisa digunakan,” ujar Kasmidi.(*)

Baca Juga

Sambut HUT Kutim, Disdukcapil Buka Program Sebulan Bersama Disdukcapil

Wabup Ulang Tahun, Pegawai Setkab Kutim Tak Mau Apel

Undang 261 Kontraktor PT KPC, Bapenda Kutim Ingin NPWP Semua Pekerja Pindah ke Kutim

PDAM Kutim Jajaki Pemanfaatan Embung Milik PT Indominco

Sambut HUT Kutim, Wabup: Trotoar Harus Bersih, PKL Bisa Berdagang di Tempat yang Diizinkan

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved