Pilkada Balikpapan
AGM Minta Rahmad Masud Daftar Resmi ke Penjaringan Jika Ingin Diusung Demokrat di Pilkada Balikpapan
Abdul Gafur Masud minta sang kakak, Rahmad Masud untuk mendaftar di penjaringan Partai Demokrat Balikpapan, jika ingin diusung ke Pilkada Balikpapan
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Rafan Arif Dwinanto
"Satu ini poinnya saya belum bisa bergerak karena ada etika keluarga.
Delapan saudara harus memutuskan apa saya harus mengikhlaskan diri untuk mewakafkan diri memajukan Kota Balikpapan.
Jika salah satu yang belum atau tidak mengizinkan, saya istirahat dulu, di dunia politik," kata Rahmad Masud pada Senin (9/9/2019).
Misalkan seluruh saudara Rahmad Masud setuju jika dirinya maju untuk Pilkada Balikpapan mendatang, ia pun harus meminta restu dari sang istri Nurlena.
Bahkan jika DPP Partai Golkar memaksa harus ikut Pilkada Balikpapan ia pun harus menunggu keputusan bersama di internal keluarganya.
"Meskipun presiden memaksa saya kalau Keluarga tidak mengizinkan, saya tidak ikut," tegas Rahmad Masud.
Di tempat berbeda, anggota DPR RI Rudi Masud membantah kabar mengenai dirinya mencalonkan sebagai kandidat Wali Kota Bontang di Pilkada 2020 nanti.
Ia memastikan utusan yang mengatasnamakan dirinya untuk mengambil formulir di Kantor Sekretariat DPC PDIP Bontang tidak benar.
“Tidak ada utusan saya ambil formulir pendaftaran di PDIP, hoaks itu,” ujar Rudi Masud saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Kamis (5/9/2019).
Politisi Partai Golkar ini mengatakan belum pernah menunjuk utusan untuk mengambil formulir di PDIP Bontang.
Ia mengaku belum melirik peluang maju sebagai calon Wali Kota di Pilkada Bontang.
Ia menambahkan, sebagai kader Partai Golkar sudah cukup kursi untuk mengusung calon di Pilkada Bontang.
Pihaknya tak perlu mendaftar di partai lain jika ingin maju sebagai kontestan di Pilkada.
“Golkar sudah cukup untuk mengusung di Pilkada Bontang, jadi tidak benar kalau ada utusan atas nama saya ambil formulir di PDIP,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rudi mengaku untuk saat ini dirinya belum mempertimbangkan maju di Pilkada daerah.