Berita Berau Terkini

Pemadaman Listrik PLN Berau akan Berlangsung Hingga 17 September 2019, Begini Alasannya

Mesin pembangkit ini kan bekerja 24 jam selama beberapa bulan, sehingga perlu perawatan.

Pemadaman Listrik PLN Berau akan Berlangsung Hingga 17 September 2019, Begini Alasannya
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
PT PLN tengah melakukan perawatan salah satu pembangkit di Pembangkit Litsrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Berau, Kalimantan Timur, akhirnya angkat bicara tentang penyebab pemadaman listrik yang akan berlangsung hingga 17 September 2019 nanti.

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Hendra kepada para wartawan, termasuk Tribunkaltim.co mengatakan, pemadaman bergilir ini disebabkan boiler unit II Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur dalam masa perawatan.

Hendra menjelaskan, PLTU yang menggunakan bahan bakar batu bara itu sudah memasuki masa pemeliharaan tungku pembakaran.

Video Pilihan:

Dalam tungku pembakaran, terdapat insulator yang terbuat dari cor semen.

Insulator ini lama kelamaan terkikis habis karena suhu tinggi dalam ruang pembakaran.

“Sehingga perlu dilapisi ulang, kalau tidak segera diperbaiki justru akan merusak mesin (PLTU),” kata Hendra.

Sumber listrik PLN Kabupaten Berau berasal dari 4 unit mesin PLTU. 3 unit di PLTU Lati dengan kapasitas 3X7 megawatt dan satu unit di PLTU Teluk Bayur berkapasitas 7 Megawatt.

“Mesin pembangkit ini kan bekerja 24 jam selama beberapa bulan, sehingga perlu perawatan. Saat perawatan dilakukan, salah satu unit pembangkit ini akan keluar dari sistem (jaringan listrik PLN),” jelasnya.

Saat salah satu mesin pembangkit keluar dari jaringan, otomatis mesin pembangkit tidak mampu memenuhi kebutuhan beban puncak yang mencapai 26 megawatt.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved