Berita Berau Terkini
Pemadaman Listrik PLN Berau akan Berlangsung Hingga 17 September 2019, Begini Alasannya
Mesin pembangkit ini kan bekerja 24 jam selama beberapa bulan, sehingga perlu perawatan.
Hendra berharap, masyarakat Berau bersabar menunggu proses perawatan hingga selesai.
Perawatan mesin pembangkit listrik ini, kata Hendra juga untuk memastikan, pasokan listrik ke pelanggannya tetap terjamin hingga beberapa tahun ke depan.
Hendra menambahkan, lamanya durasi pemadaman bergilir ini merupakan estimasi. Namun pihaknya berjanji akan bekerja maksimal agar PLTU Teluk Bayur Unit II yang sedang dalam perawatan itu, bisa segera dioperasikan kembali.
Menurutnya, jadwal pemadaman berguilir yang disebarkan oleh PT PLN kepada masyarakat melalui berbagai lini media sosial itu, sewaktu-waktu dapat berubah, disesuaikan dengan kondisi pembangkit, gangguan jaringan serta cuaca.
“Apa bila terdapat pemadaman listrik di luar jadwal tertera, maka hal tersebut disebabkan oleh faktor gangguan force major atau hal-hal lain yang tidak dapat diprediksi,” ujarnya.
Manejemen PT PLN juga mengimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati saat menggunakan penerangan alternatif untuk mencegah bahaya kebakaran.
Di tempat terpisah, PT PLN (Persero) Unit Melak melakukan rapat sosialisasi lanjutan Bakti Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) di Ruang Rapat Diklat Lantai III Kantor Bupati.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten I Setkab Kutai Barat DR Misran Effendi S STP M S dihadiri Camat Melak, Nyuatan, Damai, Muara Lawa, Sekcam Melak, serta perwakilan dari Kecamatan Barong Tongkok, Linggang Bigung dan Manajer ULP Melak Aziz Asyari, Senin (2/9/2019).
Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Samarinda Hendra Manurung menjelaskan kegiatan bakti PDKP juga digabungkan dengan kegiatan-kegiatan pihak ketiga dari PLN. Untuk diketahui tingkat ganguan di Kubar pada jaringan 20 KV masih sangat tinggi, sehingga sering terjadi pemadaman.
Kejadian tersebut setelah ditelusuri akibat kejatuhan pohon atau ranting, oleh sebab itu dengan kegiatan PDKB kita ingin meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kutai Barat.
Hendra Manurung menambahkan pada Februari lalu sudah dilakukan pembersihan jaringan. Kegiatan ini merupakan lanjutan sehingga dalam pelaksanaannya PT PLN melakukan koordinasi dengan para Camat sebagai langkah awal pelaporan jika PLN akan melakukan pembersihan kembali di jalur-jalur yang ada di lima kecamatan.
Sekali lagi kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk meminta izin kepada para camat dan petinggi didaerah-daerah yang akan dilakukan kegiatan pembersihan.
Dalam kegiatan apel PDKB dan malam ramah-tamah secara khusus PLN juga mengundang para Camat dan petinggi untuk hadir, tujuannya agar tim yang ada dilapangan bisa lebih dekat dengan masyarakat.
"PLN tentunya juga tidak ingin ada pemadaman listrik, oleh sebab itu kita ingin melalui kegiatan ini keesokannya tidak ada lagi pemadaman akibat pohon dan ranting ketika hujan menimpa jaringan," kata Hendra Manurung.
Asisten I Misran Effendi juga menyarankan PLN agar memberikan apresiasi/penghargaan kepada masyarakat yang sudah memberikan pohonnya untuk dipangkas, dimana dalam kegiatan ini murni tidak ada tali asih, oleh sebab itu dengan pemberian penghargaan dari PLN akan sangat berdampak positif bagi masyarakat, pemerintahan kampung dan kecamatan yang mendukung program PLN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pt-pln-perawatan-pltu-bayur.jpg)