BNN Kaltim Ungkap Jaringan Narkoba di Bontang, 3 Orang Diringkus Hasil Pengembangan Buronan

Hasil pengembangan kasus narkoba melibatkan Muhammad Reski alias Kiki (26) yang diringkus di Kafe Rega Area Badak LNG

BNN Kaltim Ungkap Jaringan Narkoba di Bontang, 3 Orang Diringkus Hasil Pengembangan Buronan
TribunKaltim/co/Ichwal Setiawan
Pengungkapan jaringan narkoba yang beroperasi di Kota Bontang. Dari hasil pengembangan polisi mendapati 4 gram sabu dengan 3 orang tersangka. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hasil pengembangan kasus narkoba melibatkan Muhammad Reski alias Kiki (26) yang diringkus di Kafe Rega Area Badak LNG, Rabu (11/9/2019) malam menyeret dua tersangka baru.

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim, AKBP Tampubolon mengatakan pihaknya telah mengamankan dua orang tersangka hasil pengembangan Kiki.

“Ada dua orang yang kita amankan, mereka masih dalam satu jaringan yang sama,” ujar Kabid AKBP Tampubolon saat dikonfrmasi Tribunkaltim.co, Kamis (12/9/2019).

Kabid Tampubolon menerangkan tersangka pertama, Kiki telah diburu oleh BNN Provinsi sejak 6 bulan lalu. Pelaku bersembunyi selama ditetapkan sebagai buronan.

Namun, upaya petugas memburu tersangka tak terhenti. “Nah saat dia merasa tak diburu lagi, dia mulai menunjukkan diri. Langsung kami ringkus,” ujar Kabid Tampubolon.

Dari hasil keterangan yang diperoleh dari Kiki, polisi kemudian meringkus pemasok barang yakni Roni. Dari tangan Roni, petugas memperoleh barang bukti sabu-sabu 7 poket.

Tak berhenti di situ, petugas mengembangkan pemasok barang dari Roni didapat tersangka lain yakni Ramlan berikut dengan barang bukti sabu-sabu dari tangannya.

“Total ada 3 tersangka yang kita peroleh dari hasil pengembangan dengan 4 gram barang bukti sabu-sabu, mereka kini digelandang ke BNN Provinsi Kaltim untuk pengembangan lanjutan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim bersama BNN Kota Bontang membekuk buronan BNN Provinsi Kaltim, Muhammad Reski alias Kiki (26) di Kafe Rega Badak LNG, Rabu (11/9/2019) malam.

Petugas meringkus pelaku seusai tengah bersantap dengan keluarga. Ia tak mengelak saat petugas meringkusnya ke dalam mobil BNN Kota Bontang.

“Dia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang telah ditetapkan oleh BNN Kaltim,” ujar Kepala BNN Kota Bontang, AKBP Kismono Edi saat ditemui wartawan, Kamis (12/9/2019).

(*)

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved