Darurat Kabut Asap
Bulan September Kebakaran Hutan dan Lahan Paling Tinggi di Balikpapan
Kasus kebakaran hutan di kota Balikpapan mencapai angka tertinggi pada bulan September.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Januar Alamijaya
Kemudian api dengan cepat merambat hingga di beberapa titik mendekati permukiman warga.
Kejadian itu diketahui warga oleh warga sekitar pada pukul 08:00 Wita, lantaran panik melihat kebakaran itu, warga sekitar langsung berinisiatif menghubungi pihak pihak petugas BPBD.
" Awalnya banyak asap begitu dicek ternyata ada kebakaran lahan di sekitar pemakaman Muslim itu, kita panik dan langsung hubungi petugas," kata Herman warga sekitar
Petugas BPBD kota Balikpapan yang tiba di lokasi kebakaran langsung berupaya memadamkan api dengan mengerahkan dua unit armada tangki pemadam serta satu unit fire rescue.
Sempat berhasil di taklukan selama beberapa menit, namun lantaran angin yang bertiup kencang membuat api kembali berkobar dan merambat di beberapa titik lainnya.
Sehingga membuat petugas BPBD serta TNI Polri yang ikut membantu proses pemadam kewalahan menarik selang pemadam dari mobil pemadam sambil kejar-kejaran dengan laju angin yang betiup.
" Sempat kewalahan juga, soalnya kan proses pemadaman lama karena angin kencang juga, ditambah lagi akses yang sulit dijangkau pemadam," kata Hendro petugas BPBD kota Balikpapan
Api kemudian baru berhasil dipadamkan setelah kurang lebih 6 jam lamanya mengamuk dan membakar lahan di kawasan RT 35 Jl Prona 3, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Terpisah dari kepala BPBD kota Balikpapan, Suseno mengatakan sebagain besar wilayah Kalimantan Timur termasuk kota Balikpapan sedang dilanda musim kemarau dan belum dapat diprediksi kapan berakhir.
Namun hampir 2 bulan terakhir ini, kota Balikpapan belum terjadi turun hujan secara merata.
" Secara garis besar Kaltim dan Balikpapan ini memasuki musim kemarau, dan juga belum ada hujan, sehingga sangat rawan dengan potensi terjadinya kebakaran," katanya
Lebih lanjut kepala BPBD kota Balikpapan ini juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok disembarang tempat.
" Saya juga mengimbau seluruh masyarakat kota Balikpapan agar tidak sembarangan membakar sampah dan membuang puntung rokok," katanya.
"tetap waspada bahaya kebakaran, hindari hal-hal yang bisa memicu kebakaran kalau keluar rumah dipastikan lagi kompor sudah dimatikan dan kabel-kabel listrik diamankan," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaran-lahan-di-jl-prona-3-kelurahan-sepinggan-kecamatan-balikpapan-selatan.jpg)