Didemo Karyawan, PT KBM di Berau Bantah Tidak Bayar Gaji, Ini Penjelasannya

Human Resources Department (HRD) PT KBM Rusien, kepada Tribunkaltim.co membantah jika pihaknya tidak membayar gaji karyawan selama 11 bulan.

Didemo Karyawan, PT KBM di Berau Bantah Tidak Bayar Gaji, Ini Penjelasannya
TRIBUN KALTIM/ GEAFRY NECOLSEN
Aksi buruh PT KBM yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kabupaten Berau menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Berau, Selasa (6/8/2019) lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Didemo Karyawan, PT KBM di Berau Bantah Tidak Bayar Gaji, Ini Penjelasannya

Manajemen PT Karya Bukit Mandiri (KBM) angkat bicara terkait aksi para karyawannya bersama Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) yang menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Berau pada Selasa (6/8/2019) lalu.

Human Resources Department (HRD) PT KBM Rusien, kepada Tribunkaltim.co membantah jika pihaknya tidak membayar gaji karyawan selama 11 bulan.

"Kami bukanya tidak membayar, hanya memang ada keterlambatan pembayaran gaji," kata Rusien kepada Tribunkaltim.co, Rabu (18/9/2019).

Pihaknya tidak membantah adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 2 orang karyawan.

Namun Rusien menjelaskan, PHK tersebut sudah sesuai dengan prosedur. Menurutnya, keduanya sudah mendapat surat peringatan pertama hingga surat peringatan terakhir.

“Persoalannya karena sering tidak masuk kerja. Satu orangnya lagi karena tidak mau bekerja dengan alasan menunggu instruksi dari serikat (buruh yang menaungi)nya,” ujar Rusien.

Manajemen PT KBM mengatakan, pihaknya sudah berupaya mengakomodir tuntutan karyawan.

Seperti mengenai pergantian jadwal kerja yang dikeluhkan para buruh.

Dijelaskannya, perubahan jadwal kerja atau dilakukan untuk efisiensi.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved