Pengetap BBM Bersubsidi Diringkus, 2 Ton Solar Diamankan Polres Samarinda

Pengungkapan tersebut tidak terlepas dari laporan masyarakat mengenai adanya sejumlah kendaraan yang diduga dimodifikasi guna dapat menampung solar

Pengetap BBM Bersubsidi Diringkus, 2 Ton Solar Diamankan Polres Samarinda
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Barang bukti yang digunakan pelaku untuk menimbun BBM bersubsidi jenis solar, telah diamankan Unit Eksus Satreskrim Polresta Samarinda, Rabu (18/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengetap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali diamankan Kepolisian. Kali ini empat pelaku diringkus Unit Eksus Satreskrim Polresta Samarinda.

Pengungkapan tersebut tidak terlepas dari laporan masyarakat mengenai adanya sejumlah kendaraan yang diduga dimodifikasi guna dapat menampung solar lebih dari kapasitas tangki.

SPBU di Jalan APT Pranoto, Samarinda Seberang jadi lokasi beroperasinya pelaku pengetapan BBM. Petugas tidak langsung dapat mengamankan pelaku, namun terlebih dahulu melakukan pemantauan di SPBU tersebut.

Selasa (17/9/2019) pagi kemarin, petugas mulai melakukan pengintaian. Sekitar pukul 14.00 Wita, petugas mendapati truk warna merah bernomor polisi DD 8815 MU yang dicurigai sebagai truk pengetap.

Petugas pun mengikuti truk tersebut, hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan di Jalan Harun Nafsi, Rapak Dalam, tepat di gudang penyimpanan BBM.

Hasilnya, petugas mendapati truk tersebut telah dimodifikasi guna dapat menampung banyak solar.

Pelaku memasang dua tangki berukuran besar di samping kanan dan kiri truk bagian bawah dengan masing-masing berkapasitas 200 liter, padahal kapasitas tampung BBM yang sebenarnya hanya 85 liter.

Tidak hanya itu, di bak truk juga didapati dua tandon besar yang dapat menampung 1 ton solar. Jadi, mekanisme kerja penampungan solar dari SPBU yakni, ketika dua tangki di kolong truk sudah penuh, maka secara otomatis mesin penyedot yang telah terpasang akan menyedot solar ke tandon.

Dari tangkapan ini, petugas mengamankan tiga pelaku, diantaranya AS (40), AM (35) dan XF (35). Sedangkan barang bukti yang diamankan, yakni 1 unit truk modifikasi, 2 tandon, 1 unit mesin penyedot air dan selang sepanjang 5 Meter.

"Kita amankan setelah terlebih dahulu dilakukan pengintaian disekitar SPBU. Setelah itu kita ikuti dan amankan di kawasan Rapak Dalam, ada tiga pelaku yang kita amankan dari pengungkapan ini," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa, Rabu (18/9/2019).

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved