Ingin Pindah Wilayah Administratif, Perwakilan Desa Maruat Kabupaten Paser Temui DPRD PPU

Perwakilan Desa Maruat, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU).

Ingin Pindah Wilayah Administratif, Perwakilan Desa Maruat Kabupaten Paser Temui DPRD PPU
TRIBUN KALTIM/ HERIANI
Warga Desa Maruat di Ruang Pertemuan Lantai III Kantor DPRD PPU saat melakukan audiensi. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Ingin Pindah Wilayah Administratif, Perwakilan Desa Maruat Kabupaten Paser Temui DPRD PPU

Perwakilan Desa Maruat, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU).

Mereka melakukan pertemuan terkait keinginan untuk pindah wilayah administrasi dari Kabupaten Paser menjadi bagian PPU dan meminta dukungan dari anggota legislatif.

Ketua Tim Pemindahan Desa Maruat, Musa, mengatakan alasan sebagian besar warga untuk pindah wilayah administrasi adalah karena sebagian besar fasilitas umum lebih dekat jangkauannya dengan Kecamatan Babulu daripada Kecamatan Longkali.

"Perjalanan kami ke wilayah PPU lebih dekat dibanding Paser yang cukup jauh.

Menurut saya, alasan kuat itulah yang melatarbelakangi kami kenapa harus pindah," kata Musa yang ditemui usai audiens dengan DPRD PPU, di ruang pertemuan Lantai III Kantor DPRD PPU, Kamis (19/9/2019).

Bentuk Brigade Siaga Bencana, Dinas Kesehatan Penajam Kirim 33 Tenaga Kesehatan Belajar ke Bantaeng

Rintangan dan Tantangan Taklukan Karhutla di Penajam Paser Utara, 9 Hari Padamkan 110 Hektar

Akses yang jauh dan medan jalan nonaspal, menjadikan warga desa Maruat susah menjangkau fasilitas umum, seperti sekolah, fasilitas kesehatan, kantor administrasi publik dan lainnya.

Sebagian besar siswa menengah atas, bersekolah di Kabupaten PPU.

Layanan kesehatan terdekat, berada di Kecamatan Longkali yang membutuhkan jarak tempuh satu banding tiga dengan Kecamatan Babulu.

Jarak Desa Maruat ke Kecamatan Longkali sekira 50 kilometer dan ke Pusat Pemerintahan di Tanah Grogot sekira 100 kilometer.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved