Rabu, 15 April 2026

Kepala Sekolah Ini Dipecat Hanya Gara-gara Kotak Makan Dicuci Pakai Deterjen Baju

Hanya gara-gara pegawai kantin mencuci kotak makan menggunakan deterjen baju, seorang kepala sekolah di kawasan timur laut China dipecat

Editor: Samir Paturusi
Idea Online
Ilustrasi - 

TRIBUNKALTIM.CO, ZHUANGHE-Memcuci piring atau peralatan dapur di Indonesia menggunakan deterjen baju merupakan hal biasa.

Namun berbeda dengan di China.

Hanya gara-gara pegawai kantin mencuci kotak makan menggunakan deterjen baju, seorang kepala sekolah di kawasan timur laut China dipecat

Skandal itu menyeruak setelah video pegawai kantin mencuci kotak makan SD Dongfeng di Zhuanghe, Provinsi Liaoning, viral di media sosial setempat.

Tepergok Tanpa Busana dengan Istri Orang, Polisi Ini Langsung Kabur, Terancam Dipecat

John Bolton Penasihat Keamanan Nasional Ketiga yang Dipecat, Sering Menentang Kebijakan Trump

 Video itu menunjukkan staf menggunakan apron dan baju putih mencuci piring serta mangkuk di baskom berisi deterjen baju. Tak dijelaskan kapan persisnya insiden ini terjadi.

Dilansir SCMP Rabu (18/9/2019) via Kompas.Com, pemerintah setempat menyatakan bahwa si kepala sekolah dipecat, dengan pejabat ditunjuk menggantikannya.

Kemudian dalam keterangan resmi yang dirilis Selasa (17/9/2019), penyelidikan yang ditangani departemen terkait bakal dimulai secepatnya.

Dinas regulasi pasar juga diperintahkan memeriksa sampel makanan kotak makan, dan produk deterjen, dengan hasilnya bakal diumumkan ke publik.

Hingga hasil penyelidikan selesai, makan siang di sekolah yang menampung sekitar 400 murid itu bakal menjadi tanggung jawab dinas pendidikan lokal.

Korban Obat Kedaluwarsa Novi Sering Pusing dan Mual, Sang Suami Dipecat Gara-gara Jarang Masuk Kerja

1.500 Bintang Kejora Gagal Berkibar di Manokwari, Ketua Partai Perindo Sorong Langsung Dipecat

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah Zhuanghe menginstruksikan agar dilakukan pemeriksaan di seluruh sekolah mulai SD hingga SMA.

Ini bukan kali pertama China mengalami skandal berkaitan dengan keamanan makanan yang melibatkan murid-murid di sekolah dalam berbagai jenjang.

Oktober 2018, kepala sekolah internasional di Shanghai dipecat setelah orangtua murid yang melakukan sidak menemukan tomat dan bawang berjamur.

Insiden yang sama memaksa orangtua murid sebuah sekolah di Chengdu, Provinsi Sichuan, melakukan unjuk rasa di depan sekolah dan gedung pemerintah Maret lalu. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved