Kamis, 9 April 2026

Resepsi Diplomatik HUT RI Digelar di Gedung Senat AS di Capitol Hill

Kedutaan Besar RI untuk Amerika Serikat, menggelar resepsi diplomatik di Gedung Senat AS di Capitol Hill, yakni resepsi diplomatik HUT RI

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/HO
Suasana resepsi diplomatik memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Ruang Kennedy Caucus, Gedung Senat AS, pada Kamis (19/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO,WASHINGTON-Kedutaan Besar RI untuk Amerika Serikat,  menggelar resepsi diplomatik di Gedung Senat AS di Capitol Hill, yakni resepsi diplomatik dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Resepsi diplomatik berbeda dengan tahun tahun-tahun sebelumnya, karena hanya  diselenggarakan di Wisma Indonesia,.

Agenda yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI itu sekaligus merayakan 70 tahun hubungan diplomatik RI dan AS yang jatuh pada tahun ini.

"Di tempat bersejarah ini, bertepatan dengan 70 tahun perayaan hubungan bilateral RI-AS, saya ingin mengingatkan kontribusi paling penting dari AS untuk Indonesia,

yaitu dukungannya terhadap Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan melalui pengakuan internasional."

Jatuhkan 36 Ton Bom di Pulau Qanus, Cara Milter Amerika Serikat Basmi Anggota Isis

 "Banyak diplomat dan juru runding AS terlibat dalam Komite Jasa Baik untuk Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Komite Tiga Negara yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," ujar Duta Besar RI Mahendra Siregar, mengungkapkan salah satu alasan pemilihan Capitol Hill sebagai tempat resepsi diplomatik tahun ini.

"Peran Kongres AS juga sangat besar dalam mengirimkan pesan kepada pemerintah kolonial saat itu agar serius mengalihkan kekuasaan kepada Indonesia jika bantuan Marshall Plan ingin tetap diteruskan," katanya menegaskan.

Mahendra Siregar juga menyampaikan kemajuan Indonesia di bidang politik sebagai negara demokrasi presidensial terbesar di dunia dengan masyarakat yang majemuk dan toleran.

"Indonesia sejak awal pendiriannya mengakui pentingnya kerja sama internasional termasuk kerja sama bilateral dengan AS."

"Terlebih saat ini Presiden Joko Widodo telah berkomitmen untuk memperkuat ekonomi dan pembangunan SDM, investasi infrastruktur, dan good governance," katanya sambil menggarisbawahi kemajuan kerja sama lainnya termasuk pertahanan RI-AS.

Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Urusan Keamanan Indo-Pasifik, mewakili Menhan Mark Esper, menyatakan bahwa antara Indonesia dan AS memiliki hubungan keamanan yang kokoh.

"Kami sangat bangga dengan hubungan pertahanan kedua negara. Hubungan keamanan RI-AS juga cukup kokoh.

Indonesia-AS memiliki kerja sama di semua matra, seperti Angkatan Udara berupa kegiatan menerbangkan F-16 bersama, latihan tahunan Angkatan Laut RI-AS, dan Garuda Shield bagi Angkatan Darat," ujar Schriver.

"Hubungan pertahanan memiliki fondasi yang kuat dan berpotensi besar untuk tumbuh, juga kerja sama lainnya termasuk kontraterorisme.

Kami berharap Indonesia dapat mengambil manfaat dari itu semua," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved