Sejarah Hari Ini
SEJARAH HARI INI: 21 September Hari Perdamaian Internasional Digaungkan, Perubahan Iklim Disoroti
SEJARAH HARI INI, 37 tahun silam diresmikan sebagai Hari Perdamaian Internasional atau Hari Perdamaian Dunia
Lonceng tersebut dibuat dari koin-koin yang disumbangkan oleh anak-anak dari seluruh benua selain Afrika, dan merupakan hadiah dari Asosiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dari Jepang, sebagai "suatu pengingat atas korban manusia akibat peperangan"; pada salah satu sisinya tertulis, "Long live absolute world peace" (Panjang umur perdamaian dunia sepenuhnya).
• Sejarah Hari Ini, 20 Tahun Lalu, Timor Timur Lepas dari Pangkuan Ibu Pertiwi
Tema Hari Perdamaian Internasional 2019
Melansir dari situs United Nation, tema Hari Perdamian Internasional tahun ini adalah Tema 2019: Climate Action for Peace (Aksi Iklim untuk Perdamaian).
Tema ini menarik perhatian pada pentingnya memerangi perubahan iklim sebagai cara untuk melindungi dan mempromosikan perdamaian di seluruh dunia.
Perubahan iklim menyebabkan ancaman yang jelas bagi perdamaian dan keamanan internasional. Bencana alam menggusur tiga kali lebih banyak orang daripada konflik, memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan mencari keselamatan di tempat lain.
Salinisasi air dan tanaman membahayakan ketahanan pangan, dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat meningkat.
Ketegangan yang meningkat atas sumber daya dan pergerakan massa orang mempengaruhi setiap negara di setiap benua.
Perdamaian hanya dapat dicapai jika tindakan nyata dilakukan untuk memerangi perubahan iklim.
Berbicara kepada Māoris muda dan orang-orang di kepulauan Pasifik di Selandia Baru pada bulan Mei, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan “alam tidak bernegosiasi” dan menekankan empat langkah utama yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050: polusi pajak, bukan orang; berhenti mensubsidi bahan bakar fosil; berhenti membangun pabrik batubara baru pada tahun 2020; fokus pada ekonomi hijau, bukan ekonomi abu-abu.
• Sejarah Hari Ini, Pesawat Sriwijaya Air Berpenumpang 131 Orang, Tabrak Tiga Warga di Jambi
Pada 23 September, PBB mengadakan KTT Aksi Iklim dengan rencana konkret dan realistis untuk mempercepat tindakan untuk mengimplementasikan Perjanjian Paris.
KTT akan fokus pada inti masalah - sektor-sektor yang menghasilkan emisi terbanyak dan bidang-bidang di mana membangun ketahanan dapat membuat perbedaan terbesar - serta memberikan para pemimpin dan mitra kesempatan untuk menunjukkan aksi iklim nyata dan menunjukkan ambisi mereka.
Di Hari Perdamaian Internasional pada 21 September, PBB menyerukan kepada semua untuk mengambil tindakan untuk mengatasi perubahan iklim.
Setiap manusia adalah bagian dari solusi, seperti mematikan lampu, naik transportasi umum, hingga mengatur kampanye peningkatan kesadaran di komunitas sekitar Anda.
Dalam rangka Hari Perdamaian Internasional, bagikan berbagai ide dan aktivitas dengan menggunakan tanda pagar (tagar) atau hashtag #PeaceDay dan #ClimateAction.
Selamat Hari Perdamaian Dunia!
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sejarah-hari-ini-21-september-hari-perdamaian-internasional-digaungkan-perubahan-iklim-disoroti.jpg)