Mengaku Anggota TNI, Nyaris Curi Ponsel dan Nyaris Rudapaksa Pacarnya
Aksi Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong (21) berakhir setelah ditangkap tim Buru Sergap (Buser) 77 Satreskrim Polres Kendari.
TRIBUNKALTIM.CO,KENDARI-Aksi Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong (21) berakhir setelah ditangkap tim Buru Sergap (Buser) 77 Satreskrim Polres Kendari.
Pria kelahiran Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara ini mengaku sebagai anggota TNI. Selain itu, juga mencuri ponsel milik seorang pelatih karate, Amril Sabara.
Aldi ditangkap di gedung Koni Sultra, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 15.00 Wita.
Awalnya, pelaku datang dengan mengenakan pakaian biasa, dan melihat Ebong bergaya seperti tentara dengan tubuh tegak dan model rambut cepak.
• Bukannya Menjaga Plaza Ramayana Balikpapan, Satpam Mencuri Handphone Lantaran Terlilit Hutang
• Pemuda Ini Berdalih Kecewa Diputus Hubungan dengan Korban, Nekat Mencuri Uang Mantan di ATM
Amril menuturkan, saat itu mereka melakukan latihan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON).
Seorang anak buahnya setelah berfoto, kemudian menyimpan ponsel di dalam tas lalu ikut berlatih di taman kota, kawasan kantor Wali Kota Kendari, Minggu (15/9/2019).
"Pelaku sepertinya memang memantau tas berisi ponsel. Lalu dia mengambil ponsel dari dalam tas kemudian dia pamit untuk pulang.
Dilansir dari Kompas.Co, ternyata dalam video latihan terekam aksinya saat membuka tas. Saat itu juga kami melapor ke polisi," ujar Amril, Selasa (24/9/2019).
• Kuras Harta Wanita yang Dipacari, TNI Gadungan Ini Diamankan, Lihat Kejanggalan di Seragamnnya
• Tentara Gadungan Ini Porotin Gadis-gadis di Sumut, Sering Jalan Pakai Seragam Tapi Pangkat Beda-beda
Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidin mengatakan, selain laporan Amril, polisi juga menerima laporan pencurian dari seorang perempuan berinisial M, karyawan swasta di Kendari.
Pengakuan Ebong, ia menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai anggota TNI juga polisi.
Dia mengenakan pakaian loreng TNI dan kepolisian dan memperdaya korban yang kebanyakan perempuan.
Hal itu dilakukan sebanyak tiga kali. "Motifnya dia untuk memperdayai korban sasarannya yaitu perempuan. Tanpa sepengetahuan perempuan itu, pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban," kata Jemi.
Ebong juga memacari beberapa wanita, kemudian mengambil barang-barang. Bahkan salah satu korbannya yang juga pacarnya berinisial J nyaris diperkosa dan ponselnya dicuri.
Pelaku dan J berkenalan via Facebook dan sepakat bertemu. Keduanya kemudian pergi ke Pantai Kendari.
• Marinir Gadungan Ini Tiduri 16 Wanita Bersuami, Juga Gasak Barang Korban dengan Alasan Nyeleneh
• TNI Gadungan Ini Tiduri 16 Wanita Bersuami dan Gasak Hartanya dengan Sukarela, Begini Modusnya
Setibanya di sana, Aldi mengajak pacarnya dengan cara memaksa pergi ke tempat penginapan. Namun, korban menolak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapolres-kendari-akbp-jemi-junaidi-dan-ebong.jpg)