Pesawat Twin Otter DHC6-400 Ditemukan, Empat Korban Berhasil Dievakuasi

Selain menemukan pesawat, petugas juga berhasil melakukan evakuasi terhadap korban pesawat tersebut.

Pesawat Twin Otter DHC6-400 Ditemukan, Empat Korban Berhasil Dievakuasi
TribunKaltim.Co/HO/Kompas.Com
Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Letkol (Pnb) Sugeng Sugiharto didampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury menunjukan lokasi titik temu serpihan pesawat, Minggu (22/9). 

TRIBUNKALTIM.CO,TIMIKA-Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC, di lereng Pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, Rabu (25/9/2019).

Pesawat dari Mimiki menuju Ilaga mengalami hilang kontak dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.

Selain menemukan pesawat, petugas juga berhasil melakukan evakuasi terhadap korban pesawat tersebut. 

Sebelum Hilang Kontak, Pilot Pesawat Twin Otter DHC6-400 Tak Melaporkan Ada Kendala

Pesawat Perintis Twin Otter DHC6-400 Hilang Kontak, Tim Gabungan Langsung Diterjunkan

Berdasarkan Informasi yang dihimpun di Posko SAR Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu pagi pukul 05.59 WIT tim SAR menggunakan helikopter milik PT Intan Angkasa bertolak dari Ilaga, Kabupaten Puncak menuju ke lokasi penemuan puing pesawat.

Puing pesawat ini berada pada koordinat 5,05 nautical mile, radial 63,89 derajat, berjarak 44 nautical mile dari Timika, tepatnya di dekat Kampung Mamontoga,

Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, dengan elevasi 13.453 feet atau 3.900 mdpl.

Tim SAR yang berhasil mencapai lokasi langsung mengevakuasi korban ke Ilaga.

Pesawat Hilang di Papua Tak Pancarkan Sinyal Suar Penentu Lokasi, Diperkirakan Mendarat Darurat

Pesawat Hilang di Papua Tak Pancarkan Sinyal Suar Penentu Lokasi, Diperkirakan Mendarat Darurat

Pencarian Diperluas, Kepala SAR Jayapura Ungkap Kendala Pencarian Heli TNI AD Hilang Kontak di Papua

Pantauan Kompas.com, ada empat kantong jenazah yang diturunkan tim SAR dari pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDJ milik PT Carpediem Aviasi Mandiri, saat tiba di Bandara Mozes Kilangin, Timika, sekitar pukul 11.05 WIT.

Empat kantong jenazah itu kemudian dibawa menggunakan 4 mobil ambulans ke RSUD Mimika.

"Ada empat korban, semuanya yang sudah dievakuasi," kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnomo.

Adapun pesawat perintis jenis Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri rute Timika-Ilaga hilang kontak pada Rabu (18/9) sekitar pukul 11.00 WIT.

Pesawat yang dipiloti Dasep Sobirin, co pilot Yudra Tetuko dan mekanik Ujang Suhendra itu mengangkut 1600 kg beras milik Perum Bulog,

dan membawa seorang anggota Brimob bernama Bharada Hadi Utomo yang bertugas di Ilaga (*)

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved