Sebelum Hilang Kontak, Pilot Pesawat Twin Otter DHC6-400 Tak Melaporkan Ada Kendala

Sebelum pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpediem Aviasi Mandiri

Sebelum Hilang Kontak, Pilot Pesawat Twin Otter DHC6-400 Tak Melaporkan Ada Kendala
TribunKaltim.Co/HO/Kompas.Com
Kepala Basarnas Timika Monce Brury bersama tim sedang melihat peta untuk dilakukan pencarian pesawat pada Kamis (19/8/2019)pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO,TIMIKA-Sebelum pesawat Rimbun Air jenis Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpediem Aviasi Mandiri dinyatakan hilang kontak, pada Rabu (18/9/2018), petugas tidak menerima laporan mengenai adanya kendala yang dihadapi pesawat tersebut.

Sementara itu, tim SAR gabungan mulai diterjunkan untuk mencari pesawat yang jatuh saat akan menuju Bandara Ilaga.

Kepala Cabang AirNav Indonesia Cabang Pembantu Timika, Andi Nurmansyah menjelaskan pukul 10.31 WIT pesawat mulai bergerak dari parkiran.

Pesawat Perintis Twin Otter DHC6-400 Hilang Kontak, Tim Gabungan Langsung Diterjunkan

Pesawat Jatuh di Indramayu, Penyelam Dikerahkan Cari Korban dan Satu Orang Ditemukan Selamat

Kemudian pada pukul 10.33 WIT, pesawat memasuki taxi way B. Pesawat kemudian lepas landas dari Bandara Mozes Kilangin Timika pukul 10.36 WIT.

Pada pukul 10.54 WIT, pilot pesawat menginformasikan bahwa akan mendarat di Bandara Ilaga, Puncak pukul 11.09 WIT.

"Dan selanjutnya kita mengarahkan ke prosedur tiba. Di mana itu merupakan komunikasi antara pesawat dengan pesawat,"kata Andi, pada Rabu.

Menurut Andi, pada saat komunikasi terakhir dengan pilot pesawat tidak ada kendala. Sebab, bila ada kendala tentunya akan ada permintaan dari pilot untuk kembali.

"Begitu juga dengan kalau cuaca di Ilaga buruk, maka ada permintaan kembali ke Timika,” katanya.

Selanjutnya, kata Andi, 15 menit kemudian pihaknya menghubungi Bandara Ilaga, tetapi tidak ada tanda-tanda dari pesawat tersebut.

Inilah 1 Temuan Penting BJ Habibie untuk Dunia Penerbangan, Berawal dari Banyak Pesawat Jatuh

Kabut Asap Menipis, Semua Pesawat Bisa Landing di Runway Bandara Juwata Tarakan

Pihaknya kemudian mencoba melakukan komunikasi dengan pilot pesawat, namun tidak ada jawaban.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved