Panglima TNI Kirim Peringatan Kepada Penjegal Presiden Terpilih, Bakal Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan komitmen TNI untuk menjaga keutuhan dan keselamatan NKRI

Panglima TNI Kirim Peringatan Kepada Penjegal Presiden Terpilih, Bakal Berhadapan dengan TNI
Puspen TNI/Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. 

TRIBUNKALTIM.CO - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan komitmen TNI untuk menjaga keutuhan dan keselamatan NKRI sehingga proses demokrasi dan konstitusi dapat ditegakkan.

Ia memberi peringatan TNI akan berada di garis terdepan terhadap siapapun yang berupaya menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih hasil pemilu, dengan cara inkonstitusional.

Hal itu disampaikannya usai meresmikan pembentukan Kogabwilhan (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019).

Proses Pemulihan Kota Jayapura Berjalan Cepat, Ketua FKUB Papua Apresiasi Kapolri dan Panglima TNI

Ibu Kota Baru Kalimantan Timur, 5.737 Anggota TNI, Mabes TNI dan Paspampres Ikut Pindah

Sikap Ketua BEM UI Manik Marganamahendra Atas Undangan Jokowi, BEM se-Universitas Indonesia Menolak!

Aliansi BEM Seluruh Indonesia Tolak Undangan Jokowi, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Presiden

Hal itu disampaikan Panglima TNI menyikapi dinamikan politik, hukum dan keamanan yang terjadi di ibu kota dan sejumlah kota lain di Indonesia sepekan terakhir.

“Siapapun yang melakukan tindakan anarkis, inkonstitusional, dan tidak baik, termasuk berupaya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu akan berhadapan dengan TNI,” kata Panglima TNI dengan suara lantang.

Saat menyampaikan pernyataan tersebut, Hadi Tjahjanto selaku Panglima berdiri rapi dan diapit para pejabat TNI dari tiga matra serta komandan pasukan elit TNI. Di antaranya Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (WAKASAD) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman yang mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Hadi sembari mengepalkan tangan memekikkan yel-yel "NKRI" dan disambut "Harga Mati" dari para pejabatan TNI dan jajaran.

Hasil Pemilu 2019 pada 17 April lalu menempatkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Pelantikan keduanya sebagai presiden dan wakil presiden RI akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang.

Namun, dalam sepekan terakhir, gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa terjadi di Jakarta dan sejumlah kota lain di Indonesia.

Kelompok mahasiswa menuntut Presiden Jokowi membatalkan UU KPK yang disahkan DPR serta meminta DPR menunda Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan sejumlah RUU lainnya.

Halaman
12
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved