Senin, 20 April 2026

Kabupaten Kepulauan Talaud Kembali Diguncang Gempa Dengan Magnitudo 5,7

Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (29/9/2019) sore kembali diguncang gempa.

Editor: Samir Paturusi
AFP
Ilustrasi gempa bumi. 

TRIBUNKALTIM.CO,MANADO- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali menginformasikan bahwa wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (29/9/2019) sore kembali diguncang gempa.

Gempa dengan magnitudo 5,7 terjadi di Melonguane pada pukul 14.40 WIB.

Episenter gempa terletak di koordinat 5.62 LU,126.61 BT, atau tepatnya berlokasi pada jarak 180 kilometer barat laut Melonguane, Sulut.

Pusat gempa berada pada kedalaman 73 kilometer.

Tak Disiapkan Tenaga Medis, Para Pengungsi Gempa Ambon Mulai Sakit

Bencana Gempa di Ambon, Warga Heboh Kemunculan Lubang Seukuran Sumur, BMKG Beri Penjelasan

Dilansir dari Kompas.Com, sebelumnya, wilayah Talaud diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran data menjadi magnitudo 6,3.

Kemudian, terjadi gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 3,7, magintudo 4,2, dan magnitudo 4,5.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Sebelumnya Sempat Terjadi Gempa Susulan

Gempa susulan terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (29/9/2019).

Bahkan sudah tercatat tiga kali terjadi gempa susulan hingga pukul 10.15 WIB, dengan kekuatan magnitudo 3,7, magintudo 4,2, dan magnitudo 4,5 

Hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, informasi awal gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 6,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 6,3.

 Bencana Gempa di Ambon, Warga Heboh Kemunculan Lubang Seukuran Sumur, BMKG Beri Penjelasan

 Update Kondisi Ambon Terkini Setelah Diguncang Gempa Magnitudo 6,8, Ratusan Rumah Rusak, 9 Tewas

Dilansir dari Kompas.Com, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,52 LU dan 126,6 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 166 kilometer arah utara Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulut, pada kedalaman 97 kilometer.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah laut di sebelah utara Kabupaten Kepulauan Talaud ini,

dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust Fault)," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Edward Henry Mengko dalam keterangan tertulis, Minggu.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved