Fakta Bayi 3 Bulan Dibunuh Ibu Kandungnya, Kesal Suami Selingkuh Sampai Dikira Boneka
Warga di Kampung Cisuren, Desa Sukanagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019) geger
TRIBUNKALTIM.CO-Warga di Kampung Cisuren, Desa Sukanagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019) geger.
Bayi yang baru berumur tiga bulan ditemukan tewas mengapung di bak kamar mandi rumah.
Mayat bayi dari pasangan D dan YN ini pertama kali ditemukan neneknya, Mae (65) yang baru pulang dari kebunnya.
Mae awalnya mengira bila yang mengapung di bak mandi adalah boneka, namun setelah dilihat ternyata cucunya.
• Ibu Ini Tega Menenggelamkan Bayinya Berusia 3 Bulan, Kesal Ingat Suaminya
• Bayi Ini Lahir di Kendaraan AMMDes Ambulance Langsung Diberi Nama Amdes
Setelah itu, lamgsung melaporkan kepada pihak kepolisian. '
Petugas kepolisian yan menerima laporan langsung mengamankan tempat kejadian dengan garis polisi dan membawa jasad korban ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Sayang Cianjur untuk otopsi.
Berikut fakta penemuan bayi 3 bulan yang tewas di kamar mandi:
1. Ibu jadi tersangka
Polisi menetapkan YN (20), ibu kandung Nu Raisa bayi 3 bulan yang ditemukan tewas.
Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan YN ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hail penyelidikan di lapangan dan pengakuan dari tersangka sendiri.
“Tersangkanya YN, tak lain ibu kandung dari bayi tersebut,” kata Juang dalam keterangannya di hadapan wartawan di halaman Polres Cianjur, Minggu (29/09/2019).
• Viral, Pengemis Sewa Bayi Rp70ribu Per Hari Agar Dikasihani, Punya Trik Khusus Agar Tak Nangis
• Orangtua Berdalih Tak Mampu Biayai Hidupnya, Bayi Kembar Ini Ditenggelamkan
2. Dibiarkan dalam bak mandi
Dari pengakuan kepada polisi, YN menghabisi anak kandungnya dengan cara membiarkannya berada di bak mandi sedalam 1 meter yang terisi penuh air.
“Kejadiannya saat tersangka hendak memandikan korban. Pengakuannya dia kesal karena bayinya itu terus-terusan menangis saat hendak dimandikan,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto.
3. Kesal suami selingkuh
Petugas saat membawa jenazah Nu Raisa, 3 bulan ke RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat guna menjalani autopsi.
YN mengaku saat menghabisi anak kandungnya, dia ingat perbuatan suaminya yang diduga pernah selingkuh saat ia hamil 7 bulan.
Saat kejadian, dia hendak memandikan bayi Nu dan kemudian membiarkan bayi yang masih berusia 3 bulan di dalam bak mandi sedalam 1 meter yang berisi penuh air.
Selain itu YN mengaku kesal karena bayinya terus-terusan menangis saat hendak dimandikan.
4. Sempat diduga boneka oleh nenek
Tubuh bayi malang itu sendiri pertama kali diketahui Mae (65), nenek korban yang saat itu hendak bersih-bersih badan di kamar mandi selepas berkebun.
“Saksi awalnya mengira yang mengambang di bak mandi itu boneka, namun setelah diperhatikan lebih dekat ternyata cucunya.
Ia lantas mengangkat tubuh korban sambil berteriak minta tolong ke warga,” ujarnya.
Dilansir dari Kompas.Com, ditemui di Mapolres Cianjur, Minggu (29/9/2019), Mae menuturkan saat tengah berkebun ia mengaku merasa tidak enak hati.
Sebelum masuk ke dalam rumah, Mae pergi ke kamar mandi yang berada di samping luar rumah, bermaksud untuk mencuci tangan dan kaki.
“Sewaktu saya mau ambil ember di pinggir bak, lihat seperti boneka di dalam air, posisinya telungkup. Saat dibalikkan ternyata itu cucu saya,” ucapnya lirih.
Karuan saja Mae syok dengan pemandangan tersebut, ia pun cepat-cepat mengangkat tubuh cucunya itu berharap masih hidup.
• Yuvita Bulan Bonifasius Imbau Ibu Menyusui tak Perlu Malu Berikan ASI untuk Bayinya
• Keluarga Liburan ke Eropa tapi Minum Air Keran dan Tidur di Jalan Viral, Bayi 2 Bulan Jadi Sorotan
“Namun sudah tidak bergerak, lalu saya teriak-teriak minta pertolongan warga,” ujarnya.
Atas perbuatannya, tersangka YN dijerat pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak juncto pasal 338 KHUPidana.
“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 3 miliar,” imbuhnya. (*)