Pemkot Bontang Target Seribu Permukiman Kumuh di Bontang Selesai Direhab 2021 Mendatang
Pemkot Bontang menargetkan bebas permukiman kumuh di Bontang pada 2021 mendatang melalui program zero kawasan kumuh
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -- Program zero permukiman kumuh di Bontang terus dikebut.
Pemkot Bontang berencana merehab 1.196 rumah se-Kota Bontang hingga 2021 mendatang.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman atau DPKP Bontang, Ahmad Rifai mengatakan jumlah permukiman kumuh di Bontang tersisa 2,8 persen saja.
• Mega Proyek Bangun Jalan Lingkar Telan Rp 600 Miliar, Pemkot Bontang Wacanakan Utang ke SMI
• Polres Bontang Sudah Rilis 1.900 Smart SIM, Petugas Ungkap Kelemahan Simpan Saldo di Smart SIM
• Sempat Tertunda, Pimpinan DPRD Bontang Bakal Dilantik Jumat Pekan Ini
Dalam tiga tahun terakhir, Pemkot Bontang mampu menuntaskan sekitar 98 persen permukiman kumuh di Bontang.
"Sejak 2017 lalu kita sudah rehab sekitar 551 rumah," ujar Ahmad kepada wartawan disela-sela serah terima kunci kepada warga yang menerima program bedah rumah di Tanjung Laut, Kamis (3/10/2019).
Dijelaskan, tahun ini Bontang menerima suntikan anggaran dari program zero kawasan kumuh untuk merehab 161 rumah.
Masing-masing rumah menerima Rp 15 juta untuk rehab rumah mereka.
Dalam pelaksanaan program ini, Pemkot Bontang bekerja sama dengan Kodim 0908 Bontang.
Dukungan dari para petugas mempercepat proses pengerjaan rehab rumah milik warga.
"Misalnya rumah milik Bu Nirmala Dewi ini, hanya butuh 1 minggu saja selesai," ujar Kadis Ahmad.
Untuk tahun depan, Pemkot berencana mengalokasikan anggaran rehab untuk 200 rumah.
Rencananya skema pelaksanaan kembali menggandeng Kodim 0908 agar pengerjaan bisa berlangsung lancar dan cepat. (*)