Ini Daftar Kepala Negara yang Hadir di Pelantikan Presiden Joko Widodo-Maruf Amin, Ada dari Tiongkok
Acara pelantikan Jokowi-Maruf bakal dihadiri banyak kepala negara, diantaranya Wakil Presiden Tiongkok Wang Qhisan
TRIBUNKALTIM.CO - Ini perkiraan daftar kepala negara yang hadir di pelantikan Presiden Joko Widodo-Maruf Amin.
Sejumlah kepala negara dijadwalkan akan menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Maruf Amin menjadi presiden-wakil presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.
Wakil Menteri Luar Negeri AM. Fachir menyampaikan bahwa Wakil Presiden Tiongkok Wang Qhisan akan hadir dalam pelantikan Jokowi menjadi presiden periode kedua.
• Isu Gerindra jadi Menteri Jokowi Mengemuka, Elite PDIP Ini Pernah Beri Sinyal Kuat Soal Peluang
• Jika Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Begini Sikap Partai-partai Koalisi
• Rocky Gerung Mengaku tak Pernah Benci Jokowi Orang yang Membenci itu Mentalnya Rusak
Hal tersebut diketahui Fachir saat mendampingi Presiden Joko Widodo menerima Penasehat Hubungan Luar Negeri Presiden Tiongkok/Anggota Komisi Urusan Luar Negeri Song Tao di Istana Bogor pada 20 September 2019.
Terbaru, mengutip ABC Indonesia, Perdana Menteri Australia Scott Morrison turut berencana hadir pada pelantikan Jokowi.
"Kita konfirmasi kunjungan PM Morrison (ke pelantikan)," kata juru bicara PM Morrison kepada ABC Indonesia, dikutip pada Selasa (8/10/2019).
Selain Wapres Tiongkok dan PM Australia, dikabarkan juga Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, serta Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei akan hadir pada pelantikan Jokowi-Maruf.
Diketahui, pelantikan Jokowi-Maruf di parlemen pada 20 Oktober 2019.
Keduanya memenangkan kontestasi Pilpres 2019 dengan meraih suara 55,41 persen dari lawannya Prabowo-Sandiaga sebesar 44,59 persen.
Harapan Mahasiswa Balikpapan
Menjelang masa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada Minggu (20/10 2019) muncul polemik seperti di bidang peraturan perundang-undangan.
Terlebih melihat situasi di berbagai daerah yang akhir-akhir ini sedang memanas.
"Kami mendesak agar presiden mengeluarkan Perppu UU KPK," ujar Alwi Simamora (21) kepada wartawan Tribunkaltim.co pada Kamis (3/10/2019) pagi.
Menurut Alwi (21) bukan mengesampingkan pelantikan, melainkan ada hal-hal yang harus didahulukan.
Khususnya kegaduhan yang ada di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jokowi-saat-peresmian-mobil-esemka.jpg)