Kamis, 9 April 2026

3 Pimpinan DPRD Kaltara Telah Resmi Dilantik, Yuk Kenali Sosok Mereka Ini

Suasana khidmat menyertai jalannya pengambilan sumpah janji yang dihadiri seluruh unsur muspida provinsi Kalimantan Utara.

Tribunkaltim.co/Muhammad Fachri
Pengambilan sumpah janji pimpinan DPRD Provinsi Kaltara masa jabatan 2019-2024, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Norhayati Andris PDIP, Andi Hamzah Partai Gerindra dan Andi M Akbar (Hanura) sah memimpin parlemen provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2019-2024, Jumat (11/10/2019).

Dari pantauan Tribunkaltim.co, sebelum pengambilan sumpah jabatan, terlebih dulu dilakukan Penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah antara Provinsi Kaltara dengan Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi Kaltara.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur membimbing ketiga pimpinan sementara mengucap sumpah janji pimpinan masa jabatan 2019-2024.

Suasana khidmat menyertai jalannya pengambilan sumpah janji yang dihadiri seluruh unsur muspida provinsi Kalimantan Utara.

Usai pengambilan sumpah yang dilakukan secara islam dan kristen tersebut, dilanjutkan penandatangan surat ketetapan.

Lalu secara simbolis Ketua DPRD Kaltara definitif, Norhayati Andris menerima palu sidang secara simbolis.

Ditutup dengan menyanyikan lagu nasional Bagimu Negeri, dimana seluruh hadirin di ruang sidang paripurna DPRD Kaltara berdiri khidmat.

Hingga berita ini diturunkan sidang masih berjalan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Utara atau DPRD Kaltara mendukung penuh segala bentuk upaya pemerintah dan aparat hukum menjaga keamanan masyarakat.

Hal itu dikemukakan Norhayati Andris saat bersua dengan Tribunkaltim.co, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya keamanan jadi syarat penting untuk melakukan pembangunan demi kemajuan daerah.

"Untuk politik anggaran. Kami akan mendukung. Demi menjaga keutuhan, keamanan dan ketertiban, apa pun akan kami lakukan kalau perlu dukungan dari DPRD," tuturnya.

Ia menyambut positif kegiatan diskusi dan forum yang melibatkan elemen masyarakat adat di Kalimantan Utara.

Sebab salah satu elemen yang mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif salah satunya mereka.

Lebih lanjut, Kalimantan Utara merupakan provinsi yang di dalamnya banyak terdapat suku dan budaya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved