Dandim Kendari Dicopot dari Jabatannya Gara-gara Status 'Nyinyir' Istrinya di Facebook
Dandim atau Komandan Kodim Kendari Kolonel Hendi Suhendi (HS) dicopot dari jabatannya.Pencopotan itu disampaikan KSAD Jenderal Andika Perkasa
Dilihat Tribunjateng.com, akun tersebut sudah tidak ada di Facebook.
Sementara itu, putri pendiri PAN Amien Rais, Hanum Rais, dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Relawan Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf Amin, Jumat pagi.
Hanum Rais dilaporkan karena dianggap telah menyebarkan berita bohong terkait peristiwa penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pada Kamis (10/10/2019) melalui akun Twitter.
Koordinator Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf Amin, Rody Asyadi mengatakan, pihaknya melaporkan Hanum karena melihatnya sebagai figur publik, sehingga tidak boleh sembarangan dalam memberikan pernyataan.
"Banyak masyarakat yang sudah simpatik (dengan peristiwan penusukan Wiranto), tapi dia memberikan statement bahwa ini hanya rekayasa, settingan, hanya untuk menggelontorkan dana deradikalisasi," ujar Rody di Bareskrim Polri.
Dia mengaku merasa miris dengan cuitan Hanum karena berdampak negatif di lapangan.
Twit Hanum Rais yang dimaksud itu berbunyi:
Setingan agar dana deradikalisasi terus mengucur. Dia caper.
Krn tdk bakal dipakai lg.
Play victim.
Mudah dibaca sbg plot.
Diatas berbagai opini yg beredar terkait berita hits siang ini.
Tdk banyak yg benar2 serius menanggapi.
Mgkn krn terlalu banyak hoax-framing yg selama ini terjadi.
"Mbak Hanum tidak hanya kali ini memberikan pandangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, yang akhirnya memberikan pandangan masyarakat bahwa saat kejadian ini hanya rekayasa," kata dia.