Senin, 18 Mei 2026

4 Fakta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Kena OTT KPK, Pernah Disemprot Jokowi

Terungkap sederet fakta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang kena OTT KPK, salah satunya pernah disemprot Presiden Jokowi.

Tayang:
Editor: Syaiful Syafar
Kolase Tribunnews/Wikipedia
4 Fakta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Kena OTT KPK, Pernah Disemprot Jokowi 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap sederet fakta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang kena OTT KPK, salah satunya pernah disemprot Presiden Jokowi.

Satu lagi pejabat daerah kena OTT KPK. Kali ini giliran Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang ditangkap komisi antirasuah.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin terjerat OTT KPK pada Selasa (15/10/2019) malam hingga Rabu (16/10/2019) dini hari.

 Menantu Hendropriyono Jabat KSAD, Menantu Luhut Pandjaitan juga tak Kalah Punya Jabatan Mentereng

 Sulli Ditemukan Meninggal Bunuh Diri, Ini Foto-foto Evakuasi Jenazah eks Member f(x) di Rumahnya

 Viral, Timses Jokowi Budiman Sudjatmiko Trending Topic di Twitter, Singgung Awkarin dan Tri Mumpuni

 Bertarung di Dapil Sama, Begini Beda Nasib Titiek Soeharto dan Anak Amien Rais, Terpaut Cukup Jauh

 Potret Puteri Modiyanti, Disebut Cucu Soeharto, Anak Hasil Hubungan Tommy Soeharto dan Sandy Harun?

Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan kepada wartawan, Rabu (16/10/2019), mengatakan dari Operasi Tangkap Tangan total tujuh orang diamankan.

Selain Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, KPK juga menangkap Kepala Dinas PU, protokoler dan ajudan Wali Kota, serta pihak swasta.

"Uang yang diamankan lebih dari Rp 200 juta. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali. Tim sedang mendalami lebih lanjut," kata Febri Diansyah.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dibawa ke Jakarta Rabu pagi melalui jalur udara.

Enam orang lainnya masih diperiksa di Polrestabes Medan.

"Dalam waktu maksimal 24 jam KPK akan tentukan status hukum perkara dan pihak yang diamankan," ujar Febri.

Berikut fakta-fakta tentang Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang kena OTT KPK:

1. Sempat puji pimpinan KPK

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebelum ditangkap KPK menghadiri acara syukuran Ny Lili Pintauli Siregar karena telah terpilih menjadi pimpinan KPK RI.

Dalam acara tersebut, Dzulmi Eldin mengaku sempat bangga bahwa ada sosok anak Medan yang menjadi pimpinan KPK.

Hal itu dia sampaikan di kediaman Lili Pintauli Jalan Garu VI, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (6/10/2019).

"Selamat atas keberhasilan Ny Lili Pintauli Siregar terpilih menjadi pimpinan KPK RI. Tentu, segudang tugas dan tanggungjawab yang akan dihadapi akan semakin berat. Namun kami optimis, amanat yang diemban mampu dijalankan dengan baik lewat ilmu dan kemampuan yang mumpuni. Hal itu juga dapat terwujud jika setiap pekerjaan yang dilakukan diiringi dengan niat yang baik untuk kebaikan negeri ini," kata Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri acara Syukuran Ny Lili Pintauli Siregar karena telah terpilih menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di kediamannya di Jalan Garu VI, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (6/10/2019).
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri acara Syukuran Ny Lili Pintauli Siregar karena telah terpilih menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di kediamannya di Jalan Garu VI, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (6/10/2019). (HO/Tribun Medan)

Orang nomor satu di Pemkot Medan tersebut selanjutnya berharap sinergitas, soliditas serta rasa kepercayaan publik dapat dibangun dan dijaga seluruh jajaran KPK.

Hal ini dikarenakan, KPK sebagai lembaga negara independen dan bebas intervensi dari manapun saat menjalankan tupoksinya dalam mengungkap dan menangani kasus-kasus korupsi.

Dengan begitu, KPK tetap menjadi instrumen anti korupsi yang kuat hingga masa mendatang.

"Kami yakin pimpinan KPK yang terpilih dan telah bersumpah janji akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Sebab, masyarakat menaruh asa yang tinggi pada KPK untuk menyelamatkan negeri ini dari pelaku praktik korupsi. Hendaknya amanat yang diemban dijalankan dengan kesungguhan dan kehatian-hatian sekaligus membawa KPK menjadi lembaga negara yang semakin baik dan kokoh. Semoga seluruh komponen dapat berkolaborasi mewujudkan Indonesia bebas korupsi," harapnya.

Walikota Medan Dzulmi Eldin Rival di Partai NasDem Kena OTT KPK, Langkah Menantu Jokowi Lebih Mulus?

Lili Pintauli Siregar pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah hadir dalam acara syukurannya tersebut.

Lili mengungkapkan, kehadiran Wali Kota dan sejumlah  penyelenggara pemerintah daerah menjadi bentuk doa, dukungan dan energi baginya untuk menjalankan tugas di gedung KPK yang berpusat di Ibukota Jakarta.

"Saya mengaku senang, sebab kehadiran bapak ibu memberi energi besar bagi saya menjalankan tanggungjawab yang diemban sebagai salah satu pimpinan KPK. Semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua dan meningkatkan sinergitas kita bersama dalam upaya mencegah dan mengentaskan masalah korupsi yang ada," ajak wanita kelahiran 9 Februari 1966 tersebut.

Selain dihadiri Wali Kota Dzulmi Eldin, acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wagubsu Musa Rajekshah, Wakapoldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, unsur Forkopimda Kota Medan serta sejumlah tokoh pemuda dan alim ulama.

2. Profil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama istrinya Rita Maharani.
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama istrinya Rita Maharani. (pemkomedan.go.id)

Dzulmi Eldin lahir di Medan, Sumatera Utara pada 4 Juli 1960.

Saat ini ia berumur 59 tahun.

Dzulmi Eldin menjabat Wali Kota Medan sejak 18 Juni 2014 hingga 26 Juli 2015.

OTT KPK di Kalimantan Timur, Pejabat di Balikpapan Ini Tersangkut, Diduga Ada Transferan Uang

Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Medan sejak 26 Juli 2010 hingga 15 Mei 2013 dan Plt. Wali Kota Medan yang menjabat sejak 15 Mei 2013 hingga 18 Juni 2014.

Kemudian sejak 17 Februari 2016, ia menjabat sebagai Wali Kota Medan hingga sekarang.

Karier:

- Kepala Seksi Dinas Pendapatan Deli Serdang (1992)
- Camat Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang (1993) dan Lubuk Pakam (1997)
- Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara
- Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan
- Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Medan (2007)
- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan
- Wakil Wali Kota Medan (2010-2013)
- Plt. Wali Kota Medan (2013-2014)
- Wali Kota Medan (2014-sekarang)

Pendidikan:

S1 - STIA-Lembaga Admnistrasi Negara, Bandung
S2 ‐ Universitas Satya Gama, Jakarta (2003).

3. Pernah Disemprot Jokowi

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pernah kena tegur oleh Presiden Jokowi saat sidak jalan rusak di Kota Medan, pada Oktober 2017 lalu.

Akibat kena tegur Jokowi, Dzulmi Eldin langsung minta maaf kepada warganya.

"Saya mohon maaf kepada masyarakat dan mengimbau untuk bersabar kami sedang melakukan proses perbaikan beberapa ruang jalan sehingga bila terganggu aktivitasnya mohon bersabar," ujarnya di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (16/10/2017).

7 Orang yang Terjaring OTT KPK di Kalimantan Timur akan Diterbangkan via Bandara SAMS Sepinggan

Eldin mengatakan, setelah menerima teguran Presiden Jokowi, dia segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan perbaikan dan memberikan tenggat waktu seminggu kepada Kepala Dinas PU Khairul Syahnan dan para pemborong untuk menyelesaikan perbaikan jalan rusak.

"Saya sudah berikan ultimatum kepada seluruh pemborong, dalam sepekan, jalan rusak harus tuntas," tegasnya.

Presiden RI Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek jalanan di Kota Medan yang dikeluhkan oleh warga setempat. Warga mengeluh banyak jalan rusak di Medan, tetapi tak kunjung diperbaiki.
Presiden RI Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek jalanan di Kota Medan yang dikeluhkan oleh warga setempat. Warga mengeluh banyak jalan rusak di Medan, tetapi tak kunjung diperbaiki. (dok. KompasTV)

Presiden Jokowi sidak memeriksa kondisi jalan di Medan pada Sabtu (14/10/2017) pagi.

Jokowi kaget menemukan banyak jalanan rusak dan berlubang.

Jokowi pun langsung menegur Wali Kota Medan dan menginstruksikan untuk segera memperbaiki jalanan yang rusak.

"Saya mendapatkan keluhan banyak sekali mengenai jalan yang rusak itu. Oleh sebab itu, pagi-pagi saya lihat beberapa lokasi," kata Jokowi di sela meninjau lokasi wisata Hutaginjang di Tapanuli Utara, Sabtu, seperti ditayangkan di Kompas TV.

"Segera dikerjakan kalau enggak dikerjakan, saya duluan yang kerjakan itu nanti. Bener itu. Itu tugasnya wali kota," tambahnya kemudian.

4. Hadir di Perayaan Timses Jokowi

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sempat menghadiri acara syukuran kemenangan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019.

Tim keluarga besar Siregar dan Nasution Sumatera Utara mengadakan syukuran atas terpilihnya Jokowi dan Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, di Hotel Santika Dyandra, Minggu (28/7/2019).

Syukuran ini digelar sebagai ucapan terima kasih Presiden Jokowi atas dukungan warga Sumatera Utara yang mengantarnya untuk kembali memimpin Indonesia lima tahun mendatang.

Acara syukuran tim keluarga besar Siregar dan Nasution Sumatera Utara atas terpilihnya Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024, di Hotel Santika Dyandra, Minggu (28/7/2019).
Acara syukuran tim keluarga besar Siregar dan Nasution Sumatera Utara atas terpilihnya Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024, di Hotel Santika Dyandra, Minggu (28/7/2019). (Tribun Medan/Azis)

Tidak hanya ucapan rasa terima kasih, Jokowi juga meminta agar seluruh warga di Sumatera Utara mendoakannya dan mendukung berbagai kebijakannya untuk kemajuan bersama.

"Bapak (Jokowi) memohon doa dan dukungan dari keluarga besarnya yaitu warga Sumatera Utara agar beliau kiranya dapat menjalankan amanah yang diberikan kepadanya," ucap menantu Jokowi, Bobby Nasution.

OTT KPK di Kalimantan Timur, Ini Sosok Pejabat yang Terjaring Operasi Senyap di Jakarta

Syukuran tim keluarga Jokowi dihadiri oleh para pengurus partai koalisi pendukung 01.

Selain itu berbagai elemen masyarakat dari barisan relawan juga terlihat hadir dalam acara kekeluargaan tersebut.

Dalam acara ini, terlihat hadir juga Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, mantan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan Samsul Arifin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved