Hari Santri Nasional

Dulu Sering Main Handphone dan Nyuruh Orangtua, Begitu Jadi Santri Kebiasaan pun Berubah

Mengubah kebiasaan sehari-hari di rumah yang biasanya sering main ponsel tapi begitu 'nyantri' hal itu tak bisa dilakukan lagi.

TRIBUN KALTIM/ANNISA NURSUCI RHAMADANI
Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bagi sebagian anak, belajar di pondok pesantren (ponpes) merupakan tantangan tersendiri. Mengubah kebiasaan sehari-hari di rumah yang biasanya sering main ponsel tapi begitu 'nyantri' hal itu tak bisa dilakukan lagi.

Bagaimana tidak, aktivitas yang padat sekaligus jauh dari paparan dunia luar menjadi risiko yang harus ditanggung demi memperdalam pendidikan agama.

Namun, hal itu tak menyurutkan dua santri Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien ini untuk menjajal pendidikan agama.

Ratih dan Annisa merupakan siswa kelas 10 SMK jurusan Multimedia yang sudah empat tahun tinggal di Ponpes.
Ditemui pada Rabu (16/10/2019), mereka berbagi cerita saat memutuskan mondok.

“Awalnya saya disuruh orangtua untuk mondok di sini. Saya ngikut saja, akhirnya saya jalanin. Awalnya sih nggak betah, tapi akhirnya saya kerasan juga. Nggak betahnya itu karena jauh dari orangtua, terus sama masalah-masalah di pondok dan sama temen-temen, padat waktunya. Saya juga sempat kecanduan handphone, tapi sejak masuk pondok udah nggak bergantung main handphone lagi,” ujar Annisa.

Ia mengaku senang belajar di ponpes karena suasananya yang menyenangkan, membuatnya belajar mandiri, serta mendapat pelajaran agama dan dunia yang berguna sebagai bekal saat di akhirat nanti.

Namun, Annisa juga merasakan kesulitan saat hidup di ponpes.

Salah satunya dalam hal pelajaran, ia tidak menyangkal terkadang ada rasa malas yang melanda di sela-sela aktivitas. Terlebih dalam bidang akademik.

Biasanya, saat menemui kesulitan dalam pelajaran, Annisa berkumpul bersama teman-temannya untuk berdiskusi bersama.

Hal lain yang ia syukuri sejak masuk di ponpes yaitu pergaulannya menjadi lebih terjaga. 

Halaman
12
Penulis: Annisa Nursuci Rhamadani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved