Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Tewas Bunuh Diri, Dua Istrinya juga Ikut Tewas

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Tewas Bunuh Diri, Dua Istrinya juga Ikut Tewas

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/HO
Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan malam pasukan khusus Amerika Serikat. 

TRIBUNKALTIM.CO-Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Tewas Bunuh Diri, Dua Istrinya juga Ikut Tewas

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan malam pasukan khusus Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan Presiden AS Donald Trump. Dalam pernyataannya di televisi, dia menyebut pasukan AS membunuh "sebagian besar" pengikut Baghdadi di terowongan, dan membuatnya tersudut.

"Dia mengaktifkan rompi bom bunuh diri miliknya. Dia membunuh dirinya sendiri. Sekarat seperti anjing," terang Trump dikutip AFP Minggu (27/10/2019).

Perlu Tes DNA Pastikan Mayat Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, 2017 Pernah Dikabarkan Tewas

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Dikabarkan Tewas, Donald Trump Kabarkan Lewat Twitter?

Inggris Minta AS Tak Hukum Mati Anggota ISIS Berjuluk The Beatles, Trump Sebut Mereka Terburuk

Presiden 73 tahun itu menuturkan, Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tewas setelah terkepung di ujung terowongan, dengan dia menangis dan berteriak.

Trump menambahkan selain Baghdadi, tiga anaknya juga tewas dalam serangan pasukan khusus AS.

Adapun media AS sempat memberitakan dua istri Baghdadi juga terbunuh.

Dia menjelaskan operasi itu ditempuh selama satu jam menggunakan helikopter yang diterbangkan dari sebuah pangkalan rahasia.

Trump mengatakan operasi untuk membunuh buronan paling dicari dunia itu bisa terlaksana berkat bantuan militer Rusia, Suriah, Turki, dan Irak.

"Dengan megah, pasukan khusus menuntaskan misi malam yang berbahaya dan menantang di kawasan timur laut Suriah," papar Trump.

Misi dari Komando Operasi Khusus itu dilaksanakan pada Sabtu (26/10/2019), setelah munculnya laporan intelijen dari Suriah.

Pengumuman kematian Baghdadi tentunya memberikan dorongan positif bagi Trump, yang sebelumnya dicela karena keputusannya menarik pasukan dari timur Suriah.

Penarikan itu disebut memberikan jalan bagi Turki untuk masuk dan menggempur milisi Kurdi, sekutu utama AS dalam operasi menumpas ISIS.

Kelompok pemantau perang melaporkan, helikopter AS menerjunkan tentara di area Idlib yang diyakini berhubungan dengan ISIS.

Dilaporkan Observatorium untuk HAM Suriah, helikopter tersebut menargetkan rumah dan mobil di desa Barisha di Provinsi Idlib.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved