Jelang Natal, Harga Daging Ayam di Samarinda Melonjak, Omzet Pedagang Malah Turun
jelang Natal, harga daging ayam di Samarinda melonjak, omzet pedagang malah turun
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA -jelang Natal, harga daging ayam di Samarinda melonjak, omzet pedagang malah turun
Menjelang Natal harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, Samarinda mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Kenaikan harga terjadi pada daging ayam rata-rata mencapai Rp 27 ribu – Rp 31 ribu perkilogram .
Ayam potong yang biasanya dijual kisaran harga Rp 22 ribu per kg kini naik menjadi Rp 28 ribu per kg.
Sedangkan ayam potong dengan ukuran lebih besar yang biasa dijual dengan kisaran harga Rp 23 ribu – Rp 25 ribu per ekor, kini dijual seharga Rp 50 ribu per ekor.
Salah satu penjual ayam potong di Pasar Segiri Samarinda, Sumartini mengungkapkan, bahwa harga ayam sudah naik sejak sebulan terakhir.
“Biasa mau Tahun Baru mau Natal pasti naik, sudah biasa sih. Tapi sudah naik dari kapannya saya enggak ngitungin, tapi kalau harga naik itu sudah dari pemasoknya,” ujarnya sembari tertawa, Sabtu (8/12/2018).
Dengan naiknya harga ayam potong yang dijualnya, bukan tidak pernah ia mendapat protes dari orang-orang yang berbelanja.
Namun ia mengganggapnya itu hal biasa dan menanggapi dengan santai.
“Harga naik sedikit saja, sudah pasti diprotes, namanya juga orang beli pasti gitu,” celetuknya sambil tersenyum.
Ia mengaku dengan naiknya harga ayam potong ini, tentu mempengaruhi jumlah pembeli yang datang untuk berbelanja ke lapak miliknya.
Dengan begitu, omset penjualannya pun dapat dikatakan menurun.
Sebab, kerap kali ia menjual ayam potong miliknya mencapai 50-70 ekor perhari, sebulan belakangan ini hanya mampu menjual 30-40 ekor saja.
“Omset sih ngga nentu. Tergantung pasar, ramai atau sepinya pembeli.
Tapi harga naik juga pembeli jadi enggak pengen makan ayam kan. Cuman kadang saya jual 50-70 ekor perhari, sudah sebulan ini, saya cuma bisa jual 30-40 ekor saja," jelas Tini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/salah-satu-penjual-ayam-potong-di-pasar-segiri-sumartini.jpg)