Jelang Natal, Harga Daging Ayam di Samarinda Melonjak, Omzet Pedagang Malah Turun
jelang Natal, harga daging ayam di Samarinda melonjak, omzet pedagang malah turun
Harga Ikan Layang dan Tongkol di Pasar Induk Sangatta Naik Begini Curhat Penjual Ikan di Kutai Timur
Harga komoditas ikan laut di pasar Induk Sangatta mengalami kenaikan cukup signifikan, Minggu (27/10/2019).
Dari pantauan TribunKaltim.co beberapa jenis ikan naik disebabkan oleh beberapa faktor.
Andi Nur salah satu pedagang ikan laut mengatakan stok nelayan yang menipis dan enggannya nelayan melaut dikarenakan cuaca yang buruk beberapa hari terakhir menjadi penyebab melonjaknya harga ikan laut.
Contohnya saja ikan layang yang dijualnya.
Biasanya ia bisa menjual ikan layang sekitar Rp 15 ribu per kilogram.
Namun hampir sepekan ini mau tidak mau ia menjual Rp 25 ribu per kilogram.
"Pernah terjadi naik dadakan. Pas terang bulan mulai sudah ikan mahal. Biasa di atas Rp 25 ribu," ucap Andi Nur.
Sumber ikan yang ia dapat tidak hanya berasal dari daerah Sangatta saja.
Kota Bontang dan Berau menjadi daerah yang sering memasok ikan laut ke pasar tersebut.
Sementara Asrul mengatakan ikan tongkol juga dan beberapa jenis ikan ukuran sedang lainnya juga mengalami kenaikan.
Ikan tongkol saja ia jual Rp 35 ribu. Biasanya ia bisa menjual ikan tersebut senilai Rp 25 ribu perkilogram.
Hal ini biasa terjadi karena cuaca buruk di laut.
"Biasanya karena angin atau cuaca kurang bagus. Jadinya nelayan tidak melaut. Terus stok semakin lama semakin menipis," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/salah-satu-penjual-ayam-potong-di-pasar-segiri-sumartini.jpg)