DAFTAR KONTROVERSI Fachrul Razi 1 Minggu Jabat Menteri Agama, Tak Hanya Celana Cingkrang & Cadar!

Daftar kontroversi Fachrul Razi 1 minggu menjabat Menteri Agama RI, ternyata tak hanya urusan celana cingkrang dan cadar!

5. Celana Cingkrang

Menteri Agama Fachrul Razi

Tak hanya soal cadar, Menteri Agama Fachrul Razi juga menyoroti soal penggunaan celana cingkrang di lingkungan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) atau Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).

Mantan Wakil Panglima TNI itu menitikberatkannya pada dua aspek.

"Masalah celana cingkrang cingkrang itu tidak bisa dilarang dari aspek agama. Karena memang agama pun tidak melarang," ujar Fachrul Razi di Kementerian PMK, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019), seperti dilansir Tribunnews.com.

Namun, di satu sisi Fachrul Razi menyebut ada aturan larangan penggunaan celana cingkrang bagi PNS atau ASN.

Hal itu merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016, ASN atau PNS pria diwajibkan menggunakan celana panjang yang menutupi mata kaki.

Adapun, maksud dari istilah celana cingkrang, biasanya ujung celana berada di atas mata kaki.

"Tapi dari aturan pegawai bisa, misalnya di tempat ditegur celana kok tinggi gitu? Kamu enggak lihat aturan negara bagaimana? Kalau enggak bisa ikuti, (silakan) keluar kamu," kata dia.

Tak hanya itu, Fachrul Razi juga memperingatkan PNS yang mendukung khilafah, untuk keluar dari Indonesia.

"Sikap kita mesti sama. Kalau ada yang bersifat mendukung khilafah itu kan mendukung negara lain. Kamu dibayar Indonesia, kamu harus hormat Indonesia, kamu bisa berubah enggak? Kalau enggak bisa keluar Indonesia keluar dari wilayah ini!" kata Fachrul Razi.

Fachrul Razi menambahkan, soal radikalisme selalu menjadi tugas pemerintah.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin buka suara.

Menurut Novel, penggunaan celana cingkrang merupakan bagian dari kebebasan beragama yang dilindungi Undang Undang Dasar Tahun 1945.

"Adapun cadar dan juga celana cingkrang itu pun bagian dari kebebasan beragama yang dilindungi oleh UUD 45, begitu juga Pancasila, juga termasuk dilindungi oleh HAM," tutur Novel saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (1/11/2019).

Novel mengungkapkan sesama umat Islam sendiri masih memiliki perbedaan pandangan mengenai pemakaian cadar dan celana cingkrang.

Namun sejauh ini, perbedaan tersebut masih disikapi dengan bijak dan jauh dari perpecahan.

"Dalam syariat Islam pun hanya menjadi khilafiah yang harus perbedaan itu disikapi dengan bijaksana dan harus dihormati bukan dengan pemaksaan kehendak," tutur Novel. (*)

Halaman
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved