PLN UPDK Balikpapan

Kenalkan Bahaya Listrik PLN UPDK Balikpapan Sosialisasi Bahaya Listrik ke Siwa-Siswi SD

Listrik merupakan sarana yang sangat penting untuk kehidupan sehari – hari. Namun jika salah dalam penggunaan, listrik bisa menjadi petaka untuk orang

Kenalkan Bahaya Listrik PLN UPDK Balikpapan Sosialisasi Bahaya Listrik ke Siwa-Siswi SD
HO - PLN UPDK
PLN UPDK Balikpapan mengenalkan bahaya listrik ke siswa-siswi SD. Seiring berjalannya waktu, si kecil akan mulai mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, termasuk area-area yang memiliki bahaya listrik. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam rangka mengenali bahaya listrik, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Balikpapan mengedukasi siswa- siswi Sekolah Dasar (SD) di dua kota yang berbeda yaitu di Balikpapan dan Penajam Paser Utara.

Listrik merupakan sarana yang sangat penting untuk kehidupan sehari – hari. Namun jika salah dalam penggunaan, listrik bisa menjadi petaka untuk orang disekitarnya.

Dalam hal ini, PLN UPDK Balikpapan mengenalkan bahaya listrik ke siswa-siswi SD. Seiring berjalannya waktu, si kecil akan mulai mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, termasuk area-area yang memiliki bahaya listrik.

Bahaya listrik tak hanya bagi anak-anak, namun juga orang dewasa dapat mengakibatkan sesuatu yang fatal, mulai dari luka serius, pingsan hingga kematian.

Dalam hal ini PLN UPDK Balikpapan di tempat yang berbeda mengenalkan bahaya listrik ke Siswa-siswi SDIT Insan Mulia Balikpapan dan SDN 013 Penajam Paser Utara.

PLN UPDK Balikpapan di tempat yang berbeda mengenalkan bahaya listrik ke Siswa-siswi SDIT Insan Mulia Balikpapan dan SDN 013 Penajam Paser Utara.
PLN UPDK Balikpapan di tempat yang berbeda mengenalkan bahaya listrik ke Siswa-siswi SDIT Insan Mulia Balikpapan dan SDN 013 Penajam Paser Utara. (HO - PLN UPDK)

Dalam kegiatan tersebut, Manajemen PLN UPDK Balikpapan yang diwakili oleh Manager Bagian Keuangan, SDM dan Administrasi, Dana Puspita Sari, memberikan sambutan dan memberikan materi pengenalan bahaya dan manfaat listrik.

"Kehadiran energi listrik itu sangat dekat dengan kehidupan manusia, sehingga pengetahuannya harus ditanamkan di bangku sekolah sejak dini. Dengan hadirnya listrik, kita bisa menonton televisi hingga menyalakan peralatan elektronik lainnya. Pada kesempatan ini kita berikan edukasi kepada anak-anak tentang bahaya listrik dan penggunaan listrik dengan benar" ujar Dana Puspita.

Proses mulai dari listrik di pembangkitan (produksi) sampai bisa dinikmati di rumah pelanggan, edukasi yang diberikan PLN mengajak anak-anak untuk bersama-sama belajar dengan cara yang menyenangkan melalui penayangan gambar-gambar kartun yang menarik dan keseruan semakin dirasakan ketika anak-anak melihat langsung lokasi pembangkitan dan peralatan disekitar unit Pusat Listrik.

Diisukan Berpasangan dengan Istri Walikota, Yaser Sebut Arita Inspirasi Para Ibu Balikpapan

Tak Lulus Tahun 2018 Tapi SKD P1/TL? Peluang Lulus CPNS 2019 Bisa Lebih Besar, Begini Ketentuannya

Ramalan Zodiak Jumat 8 November 2019: Cancer Hari yang Menjengkelkan, Capricorn Dituduh Cari Muka

"Dengan harapan anak Indonesia terus tumbuh menjadi generasi yang berakhlak dan berprestasi, pada kegiatan kali ini harapannya anak-anak dapat menggunakan listrik dengan bijak dan peduli akan keselamatan terhadap bahaya listrik serta jika ada gangguan listrik di rumah cukup dengan telepon ke contact center PLN 123," ungkapnya.

Sementara itu, Kepada SDIT Insan Mulia Balikpapan, Ima Wigih Kiswahyu mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN khususnya PLN UPDK Balikpapan dan mengatakan peragaan ini sangat sederhana sehingga anak-anak tingkat SD bisa paham proses listrik hingga dapat digunakan di rumah.

"Kami sangat berterima kasih kepada PLN, khususnya kepada PLN UPDK Balikpapan yang sudah memberikan wawasan tentang bahaya listrik ke siswa-siswi kami. Selain itu penyampaian pesan melalui gambar kartun yang menarik menjadi bagian paling penting agar anak-anak mudah memahami materi yang PLN berikan. Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka akan menjadi pengingat orang tua di rumah akan bahaya listrik yang terjadi," ujar Ima.

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved