Tiga Murid SD Mengetes Pengetahuan Bupati Lewat Percobaan Ini
Tiga Murid SD Mengetes Pengetahuan Bupati Lewat Percobaan Ini .Tiga murid SDN 012 Tenggarong melakukan percobaan terkait pengaruh gaya gravitasi
Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG –tiga murid SD mengetes pengetahuan Bupati lewat percobaan ini
Tiga murid SDN 012 Tenggarong melakukan percobaan terkait pengaruh gaya gravitasi terhadap benda padat,
dalam acara Unjuk Karya Praktik Baik Program PINTAR kerja sama Tanoto Foundation dan Pemkab Kukar, Rabu (7/11/2019).
Bahkan mereka mengajak Bupati Kukar Edi Damansyah dan CEO Global Tanoto Satrio Tanudjojo melihat dari dekat percobaan yang mereka lakukan.
Ketiga murid berdiri dengan beberapa peralatan tersedia di atas meja, depan mereka, yakni tiga teko plastik berisi air.
• Kenali Tanda-tanda Mertua tak Menyukai Menantu, simak Tips Cara Mengatasinya
• Tribun Kaltim Silaturahmi ke Lanud Dhomber Balikpapan, Singgung Soal Hoax Sampai Ibu Kota Negara
• Direktur Utama Perusda Benuo Taka Wadiat Algazali Mundur, Ia Kirim Permohonan Pamit Melalui Grup WA
• Ayah Tiri Tega Injak Bocah 3 Tahun hingga Kejang-kejang dan Meninggal Dunia Karena BAB di Celana
Lalu mereka mengambil sebuah jeruk yang belum dikupas. Salah satu murid mengetes pengetahuan Bupati.
“Apa yang terjadi jika jeruk ini saya masukkan dalam air?” tanyanya kepada Edi. Sejenak Edi tersenyum, lalu memberikan jawaban.
“Buah jeruk itu akan tenggelam, tapi kalau dimakan pasti manis,” ucap Edi sembari guyon.
Murid itu memasukkan buah jeruk yang belum dikupas itu ke dalam air. Ternyata buah jeruk itu mengapung di permukaan air. Selanjutnya, murid kelas 4 SD itu memberikan penjelasan.
"Jeruk yang tidak dikupas kulitnya dapat mengapung karena pori-pori kulit jeruk berisi udara yang membuat jeruk mengapung. Ini yang disebut adanya gaya tolak gravitasi," kata Haviez Al Azam, salah satu murid memberikan penjelasan.
Lalu seorang murid mengambil jeruk yang sudah dikupas kulitnya dan hendak memasukkannya ke dalam air. Ia kembali menanyakan kepada Bupati.
“Apa yang terjadi jika jeruk yang dikupas kulitnya ini dimasukkan dalam air,” tuturnya.
Berpegang pada hasil dari percobaan yang pertama, Bupati tak mau keliru dalam menjawab.
“Jeruknya tenggelam karena tidak ada pori-pori lagi,” ucapnya. Jawaban bupati kali ini benar.
Percobaan terakhir, seorang murid mengambil jeruk yang setengah kulitnya dikupas. Lagi-lagi ia bertanya kepada bupati bagaimana jika jeruk ketiga itu dimasukkan dalam air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-kukar-edi-damansyah-dan-ceo-global-tanoto-satrio-tanudjojo.jpg)