Breaking News:

Sikap Terbalik Anies Baswedan dengan Fahira Idris DPD RI, Soal Meme Joker yang Disebar Ade Armando

Sikap terbalik Anies Baswedan dengan Fahira Idris DPD RI, soal meme Joker yang disebar Ade Armando

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Tribun Kaltim
Gubernur DKI Jakarta Anies BAswedan, Ade Armando dan Fahira Idris 

TRIBUNKALTIM.CO - Sikap terbalik Anies Baswedan dengan Fahira Idris DPD RI, soal meme Joker yang disebar Ade Armando.

Diketahui, Fahira Idris, Anggota DPD RI dapil DKI Jakarta melaporkan Ade Armando lantaran menyebar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah diedit menyerupai tokoh Joker.

Sebagai perwakilan warga DKI Jakarta, Fahira Idris tak terima dengan aksi Ade Armando, namun ternyata tidak demikian dengan Anies Baswedan.

Trik Bu Guru Perdaya Siswinya Berhubungan Intim Bertiga Pacar, Mulanya Disuruh Nonton Adegan Ranjang

Ini Cara Nabi Muhammad SAW Syukuri Kelahirannya, Bidah? Simak Paparan Maulid dari Quraish Shihab.

 Ditelikung Gerindra Prabowo Subianto di Kursi Wagub DKI Jakarta, Ini Respon PKS Anggota Sohibul Iman

 Sah Prabowo Subianto Ajukan 4 Nama Jadi Pendamping Anies Baswedan, Ahmad Dhani, PKS Bakal Gigit Jari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mau ambil pusing terkait meme wajahnya yang diubah menjadi tokoh Joker dan diunggah ke media sosial.

Anies Baswedan ogah memerhatikan hal-hal seperti itu.

"Itu bukan hal yang menjadi perhatian saya.

Saya lebih konsentrasi pada yang menjadi tugas saya," ujar Anies Baswedan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019) malam.

Anies Baswedan menganggap foto wajahnya diedit sebagai ekspresi yang disampaikan orang-orang yang mengkritiknya.

Dia menyatakan menghargai ekspresi-ekspresi semacam itu.

"Orang berkomentar, orang menulis, orang menggambar, itu adalah hak mereka.

Jadi kita negara demokrasi, kita negara yang menghargai perbedaan pendapat.

Saya menghargai mereka yang mengekspresikan dengan caranya," kata dia.

Menurut Anies Baswedan, semua tindakan seseorang di media sosial Twitter, Facebook, maupun Instagram menjadi tanggung jawab orang tersebut kepada pengikutnya (followers).

"Ada orang lain yang mengekspresikan dengan caranya, ya nanti dia yang mempertanggungjawabkan kepada pembacanya, pada pendengarnya," ucap Anies Baswedan.

Sebelumnya, dosen Universitas Indonesia Ade Armando mengunggah foto editan Anies Baswedan menjadi tokoh Joker di Facebook.

Ade Armando kemudian dilaporkan oleh anggota DPD RI dapil DKI Jakarta Fahira Idris karena mengunggah foto editan tersebut pada 1 November 2019.

Ade Armando berencana akan melaporkan balik Fahira Idris dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Namun, polisi meminta Ade Armando melengkapi beberapa barang bukti sebelum membuat laporan.

Kronologi pelaporan

Kabar buruk menerpa dosen Universitas Indonesia ( UI ) Ade Armando gegara sebar meme wajah Anies Baswedan mirip Joker.

Gara-gara meme Joker tersebut, Ade Armando dilaporkan ke polisi oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) RI Fahira Idris.

Pelaporan itu karena Ade mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah dimodifikasi menjadi mirip Joker, karakter penjahat super fiksi yang terkenal sejak dimunculkan oleh DC Comics.

Meme foto Anies Baswedan yang dimodifikasi menyerupai tokoh Joker dengan narasi "Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat," itu diunggah Ade Armando dalam media sosial Facebook miliknya.

Fahira mengatakan, Ade Armando diduga melakukan perubahan terhadap bentuk dokumen dan atau informasi elektronik atas foto Anies Baswedan.

"Foto (yang diunggah) di Facebook-nya Ade Armando adalah foto Gubernur Anies Baswedan Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker," ujar Fahira di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (1/11/2019).

Selain itu, narasi yang ada dalam foto tersebut, menurut Fahira, sebagai bentuk pencemaran terhadap nama baik Anies Baswedan.

"Foto itu juga diunggah dengan kata-kata atau narasi yang mengarah pada pencemaran nama baik, yakni 'Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat'," ujar Fahira.

Dalam laporan dengan nomor LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019 itu, Fahira melaporkan Ade Armando dengan dugaan pelanggaran terhadap Pasal 32 ayat 1 jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tangkapan layar postingan foto Anis Baswedan diubah menjadi mirip Joker di laman Facebook Ade Armando, Sabtu (2/11/2019).
Tangkapan layar postingan foto Anis Baswedan diubah menjadi mirip Joker di laman Facebook Ade Armando, Sabtu (2/11/2019). (KOMPAS.com/WALDA MARISON)

Tanggapan Ade Armando

Laporan tersebut ditanggapi santai oleh Ade Armando.

Ia menyebut bahwa bukan dirinya yang mengedit foto Anies Baswedan dengan riasan Joker tersebut.

"Meme itu sendiri bukan buatan saya. Tapi saya secara sadar menyebarkannya, karena isinya memang sesuai dengan apa yang ingin saya sampaikan kepada Anies Baswedan dan kepada publik," ujar Ade Armando saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/11/2019).

Ade Armando menjelaskan, meme Joker tersebut merupakan bentuk kritiknya terhadap Anies Baswedan dalam mengelola pemerintahan.

Salah satu yang ia soroti adalah anggaran-anggaran tidak wajar yang sempat viral beberapa hari belakangan.

Beberapa di antaranya adalah anggaran Lem Aibon dan bolpoin yang mencapai miliaran rupiah.

Adapun, terkait laporan tersebut, Ade Armando justru mempermasalahkan mengapa anggota DPD itu yang melaporkan dirinya.

"Saya heran, apa urusan Fahira Idris menggugat saya. Memang dia apanya Anies Baswedan? Kalau lah ada yang mau menggugat saya, orang itu seharusnya Anies Baswedan," ujar dia.

Namun, Ade Armando mengaku siap menjalani proses hukum yang berlaku.

Ia cukup percaya diri menghadapi kasus ini, karena merasa dirinya tidak bersalah. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved