Rabu, 6 Mei 2026

Literasi

Lulusan ITB Ini jadi Penyortir dan Merapikan Buku di Big Bad Wolf Balikpapan, Ini yang Dirasakannya

Sosok lulusan ITB Ini jadi penyortir dan merapikan buku di Big Bad Wolf Balikpapan Kalimantan Timur, Ini yang dirasakannya

Tayang:
Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Annisa Rhamadani
Sosok lulusan ITB Ini jadi penyortir dan merapikan buku di Big Bad Wolf Balikpapan Kalimantan Timur, Ini yang dirasakannya 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sosok lulusan ITB Ini jadi penyortir dan merapikan buku di Big Bad Wolf Balikpapan Kalimantan Timur, Ini yang dirasakannya.

Penyelenggaraan bazar buku terbesar di dunia Big Bad Wolf telah usai di Balikpapan pada (10/11/2019) lalu.

Bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Big Bad Wolf (BBW) berhasil menyedot perhatian puluhan ribu pengunjung setiap harinya.

Kesuksesan terselenggaranya bazar buku tersebut tentu tak terlepas dari peran berbagai pihak.

Tak kalah penting, yaitu peran dari para kru. Ditemui di BSCC, salah satu kru BBW bernama Dini Safira (23) membagi cerita tentang suka dan duka selama menjadi kru di BBW Balikpapan.

Awalnya, aku memang udah mantengin Instagram BBW Indonesia. Terus tiba-tiba diumumin kalo bakal ada di Balikpapan. Dari situ, aku udah excited tuh.

Niat awalnya, aku mau open jastip. Eh, ada open recruitment jadi kru, ya udah aku coba. Wawancaranya cepet banget, terus ngebatin kayaknya aku gagal. Ya udahlah, buka jastip aja.

Ternyata pas diumumin, aku kaget kalo keterima.

Dan kalo jadi kru kan nggak boleh buka jastip, jadilah aku kru di sini,’ kisah Dini.

Wanita lulusan Institut Teknologi Bandung atau ITB tersebut menjelaskan tugasnya sebagai kru di bagian floor Big Bad Wolf.

Yaitu menyusun, menyortir, dan merapikan buku-buku yang berantakan untuk dikembalikan sesuai kategorinya.

‘Kalo dari kuota (kru), yang pagi ada 69 orang kru dan yang malam ada 60 orang kru. Jadi, shift pagi dan malam. Kan BBW buka 16 jam, jadi masing-masing (shift) 8 jam,’ ujar Dini.

Ia pun juga membagikan cerita terkait persiapan sebelum akhirnya Big Bad Wolf siap dipadati oleh pengunjung.

‘Pertam, kami disuruh kumpul. Briefing sedikit, pembukaan dan perkenalan. Ini (venue) dari hall yang kosong yang cuma ada karpet, kami mulai bongkar kontainer dan naruh rak di meja.

Nah, di meja besi itu kami buka lalu kami tempelin kain hitam.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved