Kamis, 7 Mei 2026

Literasi

Lulusan ITB Ini jadi Penyortir dan Merapikan Buku di Big Bad Wolf Balikpapan, Ini yang Dirasakannya

Sosok lulusan ITB Ini jadi penyortir dan merapikan buku di Big Bad Wolf Balikpapan Kalimantan Timur, Ini yang dirasakannya

Tayang:
Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Annisa Rhamadani
Sosok lulusan ITB Ini jadi penyortir dan merapikan buku di Big Bad Wolf Balikpapan Kalimantan Timur, Ini yang dirasakannya 

Terus membuka gaylord (kardus besar) dan kami bongkar untuk ngeluarin bukunya ke meja sesuai kategori.

Preparation kan 2 hari, tapi kenyataannya pada Preview Day, (kami) masih pada buka (kardus).

Kurang lebih, 5 harilah, kayak nambah-nambahin (buku) aja sih,’ terang Dini.

Meski sebelumnya belum pernah berkunjung ke BBW, Dini mengaku senang menjadi salah satu bagian dari rangkaian tur bazar buku Big Bad Wolf tersebut.

Sejumlah pengalaman bersama pengunjung pun telah dirasakan Dini. Baik kesal maupun lucu.

‘Kalo pengalaman lucu, jadi pernah ada 2 anak bersaudara gitu tiba-tiba datang ke Customer Service. Dia minta tolong untuk mencarikan Abinya. Itu kejadiannya pas hujan badai, sempat mati listrik.

Mereka terpisah, gelap, kami mau pakai speaker juga nggak bisa kan. Terus ada temen yang teriak, tapi mungkin nggak kedengeran karena (teriak) dari ujung kan.

Lalu, diangkatlah si anak ke ujung tribun dan digendong satpam. Akhirnya, ketemu,’ ujarnya sambil tertawa.

Dini berharap, Big Bad Wolf akan tetap terselenggara di tahun depan, khususnya di kota Balikpapan dengan venue yang lebih luas.

‘Dome ini jauh lebih kecil daripada (venue BBW) di kota lain,’ pungkas Dini.

Berita sebelumnya, di Balikpapan, Kalimantan Timur

Event Big Bad Wolf bawa 1 juta buku di Balikpapan, penjualanan buku berbahasa Inggris paling laris

Perhelatan bazar buku Big Bad Wolf di Balikpapan telah memasuki hari terakhir pada Minggu (10/11/2019).

Berbeda dengan bazar buku pada umumnya, Big Bad Wolf memamerkan buku Internasional dengan porsi yang lebih besar.

Pembagian buku di Big Bad Wolf terdiri dari 80 persen buku internasional dan 20 persen buku berbahasa Indonesia.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved