Senin, 8 Juni 2026

Konyol, Pria Ini Pesan PSK Via Online ke Hotel, Ternyata Pacarnya Sendiri, Sempat Transfer Rp799ribu

Alih-alih memanggil orang yang tepat, pria ini justru keliru membooking pacarnya sendiri.

Tayang:
Editor: Doan Pardede
Bangka Pos
Foto Ilustrasi Booking Cewek Cantik untuk Berhubungan Badan di Hotel, Pria Ini Ternyata Booking Ceweknya Sendiri. Foto ini tak terkait dengan berita 

Ketika ditanya reporter banjarmasinpost.co.id (grup Surya.co.id), Ira mengaku warga Martapura.

Dia hanya ingin menjalin pertemanan melalui aplikasi Michat, dia terganggu ketika ada saja lelaki yang menanyai dirinya apakah bisa melayani.

Merasa ketidaknyamanan nya terganggu jadi dia tulis kalimat pernyataan itu.

Aplikasi michat juga dihuni oleh para perempuan yang berprofesi sampingan sebagai pemandu lagu freelance di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Namun tidak melayani praktik prostusi, seperti yang dilakukan Dila.

"Bukan BO, cuma menemani karaoke saja, Rp 100 ribu per jam. Iya di Banjarbaru, kontak saja ke michat bila mau karaokean," katanya ketika ditanya melalui chat.

Melalui michat memang jadi jalur mudah untuk menawarkan jasa, meski identik dengan praktik prostitusi namun jasa pemandu lagu juga mudah ditemukan.

Cukup melacak dari fitur pengguna sekitar , setelah dapat lalu bila profilnya nanti ada saja status berbunyi "karaoke yuk", atau "ayo singasong", bisa juga "freelance karaoke".

Di Banjarmasin, dari hasil penelusuran, aplikasi michat juga dikeluhkan bahkan dilaporkan oleh netizen melalui layanan pengaduan lapor.go.id.

Minta blokir aplikasi Michat karena dijadikan sarana prostitusi online di Banjarmasin.

"Kepada Yth. Kepala Dinas Kominfo agar menutup dan memblokir aplikasi Michat, khususnya Banjarmasin agar aplikasi ini tidak digunakan sebagai sarana prostitusi online. Terimakasih," demikian bunyi dari laporan itu.

Berita lain:

Cerita PSK di Semarang, Jajakan Direi Lewat MiChat, Sering Dibooking Pelajar

Baby (bukan nama sebenarnya) belum genap 6 bulan membuka jasa seks komersial melalui aplikasi MiChat di Kota Semarang.

Perempuan 21 tahun asal Jawa Barat itu mengatakan MiChat bukan aplikasi pertamanya untuk meraup pundi-pundi pengguna jasa esek-esek itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved