Minggu, 7 Juni 2026

Berita Ekbis Terkini

Daftar Tarif Listrik PLN Periode 8-14 Juni 2026, Jika Beli Token Rp 50.000 dapat Berapa kWh?

Berikut daftar tarif listrik PLN untuk periode 8-14 Juni 2026. Jika beli token Rp 50.000 dapat berapa kWh, simak perhitungan lengkapnya.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
pln.co.id
TARIF LISTRIK 2026 - Ilustrasi meteran listrik. Berikut daftar tarif listrik PLN untuk periode 8-14 Juni 2026. Jika beli token Rp 50.000 dapat berapa kWh, simak perhitungan lengkapnya. (pln.co.id) 

Ringkasan Berita:
  • Tarif listrik berlaku 8–14 Juni 2026 sesuai keputusan Kementerian ESDM.
  • Berlaku untuk semua golongan pelanggan PLN.
  • Tarif sama bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar.
  • Pelanggan prabayar membeli token untuk akses listrik.
  • Pelanggan pascabayar membayar tagihan setelah periode pemakaian.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut tarif listrik yang berlaku 8-14 Juni 2026 yang telah ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Besaran tarif listrik PLN ini berlaku untuk seluruh golongan pelanggan, baik prabayar maupun pascabayar.

Sebagai informasi, PLN menetapkan tarif listrik yang sama antara pelanggan prabayar maupun pelanggan pascabayar. 

Pelanggan prabayar perlu membeli token listrik yang kemudian dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik.

Baca juga: Beli Token Rp50.000 Dapat Berapa kWh? Cek Info Tarif Listrik Mei 2026 Terbaru

Sedangkan, pelanggan pascabayar cukup membayar tagihan listrik setelah pemakaian dalam periode tertentu. 

Lantas, berapa tarif atau harga token listrik Juni 2026 tersebut?

Tarif listrik Juni 2026

Berikut ini rincian besaran tarif listrik yang berlaku untuk seluruh pelanggan pada 8-14 Juni 2026:

Tarif listrik pelanggan rumah tangga:

  • Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh.

Tarif listrik pelanggan bisnis:

  • Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh.

Tarif listrik pelanggan industri:

  • Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh.

Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:

  • Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
  • Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh.

Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:

  • Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
  • Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh.

Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga:

  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh.

Beli token listrik Rp 50 ribu dapat berapa kWh?

Pembelian token PLN diketahui bakal selalu disesuaikan dengan tarif dasar listrik terkini yang berlaku.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved