Kamis, 9 April 2026

Kesehatan

Inilah Makanan - makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dipanaskan Kembali, Hati - hati dengan Bayam

Inilah Makanan-makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dipanaskan Kembali, Hati-hati dengan Bayam

Editor: Nur Pratama
KOMPAS.COM
Inilah Makanan - makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dipanaskan Kembali, Hati - hati dengan Bayam 

TRIBUNKALTIM.CO- Inilah Makanan-makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dipanaskan Kembali, Hati-hati dengan Bayam

Kebiasaan ini mungkin pernah anda lakukan atau jangan-jangan memang sengaja anda lakukan.

Berusaha untuk menyelamatkan makanan sisa dengan cara memanaskannya kembali.

Namun penting untuk anda ketahui, bahwa tidak semua makanan bisa dihemat dengan cara memanaskannya kembali.

Berikut ini manakanan yang boleh dan tidak boleh dipanaskan kembali

Beberapa dari kita tentu pernah memanaskan makanan. Entah itu agar makanan kembali hangat atau perasaan sayang jika makanan yang kemarin dibuat terbuang sia-sia.

Banyak dari kita beranggapan, memanaskan makanan dapat membuat makanan menjadi lebih wangi dan lebih nikmat karena dimakan saat hangat.

Nikita Mirzani Pamer Foto Ciuman Bareng Jorge Lorenzo, Pebalap Spanyol Beri Balasan Senang

Mantan Pacarnya jadi Staf Khusus Presiden Sosok Gofar Hilman yang Digosipkan Dekat Dengan Wika Salim

Dianggap Jorok Tapi 6 Kebiasaan Makan Ini Ternyata Sopan di Negara Lain Termasuk Ambil Makanan Jatuh

Bolehkah Minum Obat Bersamaan dengan Minum Susu? Inilah yang terjadi Simak Penjelasan Ahli

Selain itu, makanan yang disimpan di kulkas dianggap dapat lebih cepat dikonsumsi setelah dipanaskan.

Itu dari sisi awam. Sementara dari sisi medis, ada beberapa hal yang dikritisi para ahli gizi tentang menghangatkan makanan.

Dr dr Tan Shot Yen, M. Hum mengatakan, makanan sisa yang disimpan kembali kemudian dipanaskan berpeluang menjadi tempat tumbuhnya bakteri, parasit, dan debu tak kasat mata.

"Makanya, makanan yang lekas basi itu sebenarnya bukan seperti anggapan awam, karena tidak pakai pengawet (jadi cepat basi). Namun bisa jadi proses pembuatannya tidak bersih, tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," ungkap Tan dihubungi Kompas.com, Kamis (19/9/2019).

Penerapan PHBS dalam memasak meliputi segala proses yang dilakukan untuk mengolah suatu makanan. Mulai dari memproses, mengemas, dan apakah orang yang memasak mengobrol atau tidak.

"Saat mengobrol, percikan air liur bisa muncrat kemana-mana, termasuk masuk dalam makanan," imbuh Tan.

Tan juga menjelaskan, bila makanan dipanaskan kembali, nutrisi di dalamnya akan berubah. Perubahan nutrisi dalam makanan berbeda, tergantung pada jenis makanannya.

Oleh sebab itu, perlu diketahui makanan mana yang bisa dihangatkan dan mana yang tidak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved