DPRD Bontang Jadwalkan Panggil PT EUP, Bangun Komitmen dengan Perusahaan Perdayakan Pekerja Lokal
DPRD Bontang Jadwalkan Panggil PT EUP, Bangun Komitmen dengan Perusahaan Perdayakan Pekerja Lokal
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG-DPRD Bontang jadwalkan panggil PT EUP, bangun komitmen dengan perusahaan perdayakan pekerja lokal
Komisi I DPRD Bontang menjadwalkan memanggil manajemen PT Energi Unggul Persada (EUP) dalam waktu dekat.
Pemanggilan ini bertujuan membangun komitmen perusahaan agar memberdayakan pekerja lokal selama proses rekrutmen tenaga kerja.
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan mengatakan Bontang memiliki Perda terkait rekrutmen tenaga kerja. Beleid itu mengatur komposisi rekrut pekerja harus didominasi oleh pekerja lokal.
"Kita ingin sosialiasikam tentang Perda tenaga kerja,bahwa komposisi pekerja lokal harus 75 persen dari total jumlah pekerja," ungkapnya.
Politisi PAN ini mengatakan tujuan dari pertemuan nanti juga bakal membahas peran serta pemerintag dalam penyiapan tenaga kerja lokal berkualitas.
Kata dia, pemerintah tengah menyiapkan program pembekalan bagi pekerja lokal. Para calon pekerja nantinya bakal mengikuti pelatihan berbasis kebutuhan industri.
"Jadi Pemkot Bontang wajib menyediakam tenaga kerja siap pakai, alhasil perusahaan tak punya alasan lagi untuk merekrut karyawan lokal karena memiliki kualitas," ungkap dia.
Diberitakan sebelumnya, PT EUP bakal membutuhkan sekitar 350 orang pekerja. Pihak perusahaan berupaya agar mematuhi aturan tentang pemberdayaan pekerja lokal di lingkungan industri.
Sebelumnya, pabrik Crude Palm Oil (CPO) di Bontang dijadwalkan bakal mulai beroperasi pada medio 2020 mendatang.
Pekan ini, PT Energi Unggul Persada (EUP) secara simbolik menggelar peletakan batu pertama untuk pendirian kantor.
Manager Human Resources and General Affair (HRGA), PT EUP Gultom mengatakan kehadiran investasi pabrik CPO di Bontang bakal menyerap pekerja lokal.
"Sampai sekarang kami sudah perdayakan sekitar 100 orang pekerja asal Bontang," ujar Gultom saat diwawancara, Minggu (24/11/2019).
Baca Juga• Masa Jabatan Presiden Jokowi Berpotensi Tiga Periode, Respon Refly Harun dan Hendropriyono Beda
Baca Juga• Prediksi dan Susunan Pemain Persib vs Barito Putera, Maung Bandung Tanpa Bomber Utama
Baca Juga• Penunjukan Ahok Jadi Komisaris Utama Upaya Jokowi Perangi Mafia Gas yang Lama Bercokol di Pertamina
Baca Juga• Heboh Nikita Mirzani Cium Jorge Lorenzo, Kini Eks Pembalap Honda Unggah Foto di Bali, Ada Nyai ?
Gultom menjelaskan, rencananya pekerjaan konstruksi pabrik berlangsung selama 9 bulan atau setahun kedepan.
Untuk tahap awal pihaknya bakal mendirikan pabrik olahan minyak kernel. "Rencananya bakal ada pabrik minyak goreng dan bio diesel," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/anggota-komisi-i-dprd-bontang-muhammad-irfan.jpg)