Kesbangpol Pantau Keberadaan Orang Asing di Kaltara, Ini Tujuannya

Kesbangpol Pantau Keberadaan Orang Asing di Kaltara, Ini Tujuannya. Sampai November sudah 500 lebih orang asing masuk Kaltara

Kesbangpol Pantau Keberadaan Orang Asing di Kaltara, Ini Tujuannya
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Pilot asing maskapai Susi Air di bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Kesbangpol pantau keberadaan orang asing di Kaltara, ini tujuannya

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Utara melakukan pemantauan orang asing di Kalimantan Utara.

Badan Kesbangpol mencatat, lebih 500 orang asing tersebar di Kalimantan Utara.

Sebagai provinsi perbatasan, pemantauan orang asing menjadi perlu dilaksanakan dalam rangka menjamin keamanan, stabilitas politik, serta persatuan kesatuan.

"Kita juga mewaspadai segala dampak negatif yang timbul akibat keberadaan orang asing maupun organisasi masyarakat orang asing di Indonesia khususnya di wilayah kita, Kalimantan Utara," ujar Basiran dalam keterangannya, Ahad (24/12019).

Baca Juga• Masa Jabatan Presiden Jokowi Berpotensi Tiga Periode, Respon Refly Harun dan Hendropriyono Beda

Baca Juga• Prediksi dan Susunan Pemain Persib vs Barito Putera, Maung Bandung Tanpa Bomber Utama

Baca Juga• Penunjukan Ahok Jadi Komisaris Utama Upaya Jokowi Perangi Mafia Gas yang Lama Bercokol di Pertamina

Baca Juga• Heboh Nikita Mirzani Cium Jorge Lorenzo, Kini Eks Pembalap Honda Unggah Foto di Bali, Ada Nyai ?

Sekitar 500 lebih orang asing terdata dari Januari sampai November ini. Sebanyak 254 orang merupakan tenaga kerja asing (TKA).

Kemudian 295 orang asing tercatat memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) dan 9 orang menggunakan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Selama Januari-November 2019, tercatat 187 orang asing keluar masuk Kalimantan Utara.

Pengawasan dan pemantauan orang asing kata Basiran sudah menjadi tanggungjawab pemerintah dan memiliki dasar hukum yang kuat baik secara aturan di pusat maupun di daerah.

Pemantauan orang asing meliputi diplomat/tamu VIP; tenaga ahli/pakar/akademisi/konsulat; wartawan dan shooting film;

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved