DPRD Pangkas Dana Talangan Rusunami DP Rp 0 Sebesar Rp 1,5 T, Begini Sikap Anies Baswedan
DPRD Pangkas Dana Talangan Rusunami DP Rp 0 Sebesar Rp 1,5 T, Begini Sikap Anies Baswedan
Anies Baswedan Dinilai Belum Mampu Hadirkan Rumah DP 0 Rupiah Sesuai RPJMD
Walau telah genap dua tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, terhitung sejak dilantik Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (16/10/2017).
Anies Baswedan dinilai belum mampu menyelesaikan permasalahan Ibu Kota.
Terlebih, realisasi Program Rumah DP 0 Rupiah yang digaungkan pada masa Kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun 2017 silam hanya terwujud 780 unit dari target 2.800 unit per tahun.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono.
Oleh karena itu, dirinya meminta agar Anies Baswedan tidak terpaku pada Program Rumah DP 0 Rupiah, sehingga sejumlah program kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat tercapai.
"Prioritas pak Anies Baswedan tidak boleh hanya bertumpu pada DP rumah nol rupiah.
Namun, penyediaan rusun sewa juga harus jadi prioritas agar jumlah warga masyarakat yang menikmati subsidi dari Pemprov harus diperbanyak," jelas Gembong kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (15/10/2019).
"Masih banyak PR-PR (Pekerjaan Rumah) yang harus dikerjakan oleh pak Anies Baswedan," ujarnya.
Beragam pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Anies Baswedan katanya meliputi program pencegahan hingga penanggulangan banjir Ibu Kota.
Terlebih, musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada bulan November 2019 itu semakin dekat.
"Bagaimana antisipasi pak Anies Baswedan ketika pak Anies Baswedan menghadapi musim penghujan. Antisipasinya bagaimana? Apakah hari-hari ini pak Anies Baswedan sudah memprediksikan langkah antisipasi banjir bagaimana?" ungkap Gembong.
Oleh karena itu, dirinya meminta agar peringatan tahun kedua Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang jatuh pada besok, Rabu (15/10/2019) dapat menjadi proyeksi.
Sehingga pembangunan sekaligus pelayanan kepada masyarakat akan berjalan maksimal.
"Kita mesti telisik satu per satu (permasalahan Ibu Kota). Harapan saya adalah pak Anies Baswedan bisa segera mendorong agar Wakil Gubernur segera ada," jelasnya.