Kisah Ningsih Tinampi, jadi Ahli Pengobatan Alternatif Karena Pelakor, Antrean Pasien Berbulan-bulan

Kisah Ningsih Tinampi, jadi ahli Pengobatan Alternatif Karena Pelakor, antrean pasien Berbulan-bulan .

Kisah Ningsih Tinampi, jadi Ahli Pengobatan Alternatif Karena Pelakor, Antrean Pasien Berbulan-bulan
Kolase/youtube/Tribunnews
Kisah Ningsih Tinampi, jadi ahli pengobatan alternatif Karena pelakor, antrean pasien Berbulan-bulan . 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisah Ningsih Tinampi, jadi ahli pengobatan alternatif Karena pelakor, antrean pasien Berbulan-bulan .

Nama Ningsih Tinampi kini menjadi buah bibir .

Penyebabnya karena pengobatan alternatif yang dijalaninya menjadi viral setelah banyak videonya diunggah ke YouTube .

 INILAH Ningsih Tinampi, Dukun 1,3 Juta Subscribers, Cek Alamat dan Videonya yang Paling Viral

 Gagal Ajak Kencan Malah Mengancam, Seorang Paranormal Tewas di Tangan Suami Pasien

 Kisah Tobat Ki Joko Bodo, Jenuh Jadi Paranormal hingga Mohon Ampun Sujud di Tanah Suci

Seorang pengobat alternatif bernama Ningsih Tinampi, baru-baru ini menjadi viral dan jadi bahan pembicaraan netizen tanah air.

Padahal, Ningsih Tinampi hanyalah seorang ibu yang membuka pengobatan alternatif di kediamannya di Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamataan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Nama Ningsih Tinampi menjadi viral usai geliatnya di dunia pengobatan alternatif mulai memanfaatkan kemajuan teknologi.

Ya, Ningsih Tinampi mulai dikenal masyarakat usai videonya saat mengobati pasien, diunggah ke akun youtube pribadinya.

Saat Grid.ID menilik kanal Youtube miliknya yang bernama Ningsih Tinampi pada Selasa (17/9/2019) pukul 19.20 WIB, ternyata wanita yang tinggal di Pasuruan , Jawa Timur itu sudah memiliki lebih dari 1,3 juta subscriber.

Berbanding jauh dari jumlah total subscribernya, Ningsih Tinampi mampu menciptakan video yang dapat meraup 10 juta views.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved