Jokowi Curiga Pengusul Presiden 3 Periode Cari Muka dan Mau Menjerumuskannya: Ingin Tampar Muka Saya
Presiden Jokowi merasa curiga pihak yang mengusulkan wacana penambahan masa jabatan presiden itu justru ingin menjerumuskannya.
TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan tak setuju dengan usul masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode.
Dan tak main-main, Presiden Jokowi pun merasa curiga pihak yang mengusulkan wacana itu justru ingin menjerumuskannya.
"Kalau ada yang usulkan itu, ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).
• BREAKING NEWS 2 Desember Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Resmikan PSO Arsari di Kaltim
• Tanpa Ezechiel NDouassel, Persib Bandung Siapkan Komposisi Ini Hadapi Persela Lamongan Demi 5 Besar
• 3 Hari Lagi Promo Indomaret Hingga 3 Desember 2019, Belanja Bulanan Hemat Hingga 38 Persen Ayo Serbu
• Pengobatan Ningsih Tinampi jadi Viral, Pasien Terkaget-kaget saat Datang ke Tempat Praktik
Jokowi menegaskan, sejak awal, ia sudah menyampaikan bahwa dirinya adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca-reformasi.
Dengan demikian, saat ada wacana untuk mengamendemen UUD 1945, Jokowi sudah menekankan agar tak melebar dari persoalan haluan negara.
"Sekarang kenyataannya begitu kan, (muncul usul) presiden dipilih MPR, presiden tiga periode. Jadi lebih baik enggak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan eksternal yang tidak mudah diselesaikan," kata dia.
Sebelumnya, dalam rencana amendemen terbatas UUD 1945 terungkap berbagai pendapat dari masyarakat terkait perubahan masa jabatan presiden.
Ada yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun dalam satu periode.
Ada pula yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi empat tahun dan bisa dipilih sebanyak tiga kali.
Usul lainnya, masa jabatan presiden menjadi lima tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak tiga kali
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sebelumnya mengatakan, usul penambahan masa jabatan presiden didorong oleh Fraksi Nasdem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/presiden-jokowi-memimpin-rapat-kabinet-paripurna.jpg)