Terima Rapor Merah dari KPK, Inspektorat Sebut Kekurangan Auditor dan Pegawai Belum Bersertifikat

Catatan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ); Inspektorat sebut kekurangan auditor dan pegawai belum bersertifikat.

Terima Rapor Merah dari KPK, Inspektorat Sebut Kekurangan Auditor dan Pegawai Belum Bersertifikat
TribunKaltim.Co/Ikhwal Setiawan
RAPOR MERAH KPK -- Inspektorat Daerah Kota Samarinda berbenah setelah mendapat rapor merah dari komisi rasuah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -- Catatan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terhadap program penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) di Inspektorat Daerah Kota Samarinda Kalimantan Timur lantaran persoalan kompleks.

Ini disampaikan oleh Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Mas Andi Prianto kepada Tribunkaltim.co

Dia mengatakan, ada 5 poin yang mendapat penilaian dari KPK terkait program penguatan APIP.

Kelima indikator tersebut antara lain, kepatuhan anggaran, kecukupan SDM, jumlah auditor, Probity Audit dan Audit Investigasi.

Dari kelima indikator tersebut diakui belum berjalan efektif pada 2018 lalu.

Akibatnya, capaian kinerja penguatan APIP di Inspektorat Daerah masih minim.

"Tapi kalau tahun ini diperiksa pasti hasilnya lebih bagus, karena kita sudah berbenah," ujar Inspektur Mas Andi kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Kamis (5/12/2019).

Dijelaskan, tingkat kepatuhan anggaran menilik persoalan belanja daerah yang kurang sekitar Rp 100 juta pada tahun anggaran 2018.

Kemudian, untuk kecukupan SDM belum terpenuhi di lingkungan Inspektorat.

Hal serupa juga dialami untuk kebutuhan auditor.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved