Kamis, 23 April 2026

Hentikan Pengendara, Ini yang Dilakukan Kajari Bontang Bersama Para Jaksa

Hentikan Pengendara, Ini yang Dilakukan Kajari Bontang Bersama Para Jaksa

TribunKaltim.CO/Muhammad Fachri Ramadhani
Kepala Kejaksaan Negeri Bontang, Agus Kurniawan bersama para jaksa berada di pinggir Jalan Suprapto Bontang Baru, Senin (9/12/2019). Saat lampu lalu lintas berwarna merah, mereka mendatangi para pengendara lalu memberikan stiker khusus ajakan anti korupsi. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulungan Jaksa Madya Ricky Tommy Hasiholan menjadi inspektur dalam upacara yang bertema Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju.

 

Upacara diikuti puluhan pegawai kejaksaan. Tampak pula Kepala Seksi Intelejen Jaksa Muda Denny Iswanto,

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Jaksa Muda Andi Aulia Rahman, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Jaksa Muda Andita Rizkianto,

Kepala Seksi Perdata dan TUN Jaksa Pratama Muhammad Isa Yeihansyah, Kepala Seksi Barang Bukti dan Rampasan Jaksa Muda Sony Budi Prasetyo.

Upacara dilangsungkan dengan sederhana namun khidmat.

Peringatan Hari Anti Korupsi 2019 kata Kajari Jaksa Madya Ricky Tommy Hasiholan, menjadi momen baik untuk instrospeksi dan evaluasi,

guna mendorong perbaikan kualitas kerja dalam upaya mewujudkan pemberantasan korupsi yang bisa memenuhi ekspektasi terciptanya Indonesia Maju yang bersih dan bebas korupsi.

Berangkat dari pemahaman bahwa korupsi adalah musuh bersama, maka agenda pemberantasan korupsi kata Kajari harus merepresentasikan upaya yang melibatkan partisipasi semua pihak.

"Terlebih aparatur Kejaksaan sebagai garda terdepan yang berperan vital dalam penegakan hukum.

Jadi sepatutnya kita juga mendorong dan menggerakkan masyarakat dan komponen lain untuk menjadi bagian dari gerakan moral dan memerangi korupsi di level manapun," ujarnya.

Kejahatan korupsi lanjutnya, bukan hanya masalah sangat kompleks dan meluas.

Namun bersifat sistemik. Hal itu ditunjukkan bahwasanya korupsi sering kali tumbuh subur sebagai bagian dari massifnya kekuasaan ekonomi, hukum, dan politik.

"Perilaku korupsi yang sudah melembaga ini, nyaris merasuki seluruh sektor kehidupan dan dilakukan berulang-ulang sampai merusak sendi-sendi perekonomian dan menghambat pembangunan nasional," ujarnya.

 

Ia meminta jajarannya tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.

"Sampai saat ini harus diakui masih saja kita temukan oknum-oknum yang melakukan korupsi. Itu mempengaruhi wibawa dan citra Kejaksaan secara keseluruhan," ujarnya.

Peringati Hari Anti Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Kutai Kartanegara Bagi-bagi Stiker & Bunga

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved