Hentikan Pengendara, Ini yang Dilakukan Kajari Bontang Bersama Para Jaksa
Hentikan Pengendara, Ini yang Dilakukan Kajari Bontang Bersama Para Jaksa
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -hentikan pengendara, ini yang dilakukan Kajari Bontang bersama para Jaksa
Pengendara yang melintas di Jalan Suprapto, Bontang Baru atau kerap disebut simpang 3 Ramayana, tampak memelankan laju kendaraan mereka.
Kepala Kejaksaan Negeri Bontang, Agus Kurniawan bersama para jaksa berada di pinggir jalan.
Saat lampu lalu lintas berwarna merah, mereka mendatangi para pengendara lalu memberikan stiker.
Senin (9/12/2019) merupakan Hari Anti Korupsi se-dunia.
Selain menggelar upacara peringatan pihak Kejaksaan membagikan stiker, yang bertuliskan ajakan memberantas korupsi kepada warga Bontang, Kalimantan Timur.
Baca Juga
• Polresta Prarekonstruksi Kasus Tewasnya Yusuf Gazali yang Ditemukan tanpa Kepala, Ini Tujuannya
• TERUNGKAP Gaji Suami Iis Dahlia Satrio Dewandono, Pilot yang Terbangkan Dirut Garuda Ari Askhara
• Dirut Garuda Ari Askhara Dicopot Kasus Kecil, Anak Buah Prabowo Sentil Skandal Rp16T, Century Kalah
• Gara-gara Sakit Hati, Pemuda di Sebulu Kutai Kartanegara Tikam dan Bawa Kabur Motor Teman
Untuk diketahui, peringatan Hari Anti Korupsi tersebut mengangkat tema 'Bersama Melawan Korupsi, Mewujudkan Indonesia Maju'.
"Tema yang relevan meneguhkan kembali komitmen dan tanggung jawab bersama, untuk saling bahu membahu dalam proses penegakan hukum pencegahan dan pemberantasan korupsi," katanya.
Ditambahkan Agus, berangkat dari pemahaman bahwa korupsi merupakan musuh bersama,
tentunya agenda pemberantasan korupsi harus merepresentasikan upaya yang melibatkan partisipasi semua komponen bangsa.
Terlebih aparatur Kejaksaan sebagai garda terdepan yang memiliki peran penting dan vital dalam penegakan hukum.
Sudah sepatutnya mereka mendorong dan menggerakkan setiap warga masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan moral dalam memerangi korupsi di level mana pun.
Baca Juga
• Tragis! Cinta Terlarang Tukang Pijat & Tukang Jagal, Mayat Korban Membusuk Pelaku Ditangkap di Berau
• Jelang Lawan Borneo FC Persib Dihadapkan Masalah Berat Robert Rene Alberts Yakin Bisa Buat Kejutan
• Kisah Nenek Perawan Akhirnya Ketemu Jodoh di Usia 56 Tahun Viral, Hadirin & Penghulu Senyum Bahagia
"Oleh karena itu, dalam hal penanggulangan korupsi ini tidak hanya semata-mata diperlukan langkah-langkah pemberantasan yang bersifat sinergis, komplementer, terintegrasi, dan proporsional," tuturnya.
"Namun orientasi penanggulangannya juga harus dapat memberikan solusi yang memberikan manfaat bagi perbaikan sistem," sambungnya.
Menurutnya, diperlukan upaya indentifikasi, analisa, sekaligus pemetaan yang komprehensif terhadap akar masalah dan faktor-faktor penyebab terjadinya korupsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-kejaksaan-negeri-bontang-agus-kurniawan-bersama-para-jaksa.jpg)